Breaking News:

Berita Internasional

Ketahuan Beli Minum Setelah Jam 6 Sore, Pria Ini Dihukum Squat 300 Kali, Besoknya Meninggal

Di Filipina, seorang pria meninggal dunia setelah diduga dipaksa oleh penjaga desa melakukan squat sebanyak 300 kali.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, MANILA - Di Filipina, seorang pria meninggal dunia setelah diduga dipaksa oleh penjaga desa melakukan squat sebanyak 300 kali.

Menurut keluarga korban, perintah itu diberikan sebagai hukuman karena melanggar karantina virus corona.

Darren Manaog Penaredondo ketahuan membeli air minum setelah jam 6 sore.

Baca juga: Bus Mira VS Sumber Selamat Kecelakaan di Ngawi-Solo

Baca juga: Kakek HW Terlalu Bersemangat di Ranjang Bersama PSK, Mendadak Kejang dan Meninggal

Baca juga: Berita Duka, Wawan dan Rusilo Camat dan Sekcam Meninggal Seusai Divaksin Corona: Positif Covid-19

Baca juga: Seorang Guru SD Tanam 400 Pohon Ganja di Kebun Cabai, Untuk Usir Hama Katanya

Dia lalu dituduh melanggar jam malam Covid-19 di kota General Trias, di provinsi Cavite, menurut laporan Rappler.

Provinsi ini berada di bawah "status karantina komunitas ketat," yang mencakup jam malam dari jam 6 sore sampai jam 5 pagi.

Pasangan Penaredondo, Reichelyn Balce, memberitahu Rappler bahwa Penaredondo dan pria lain yang diduga melanggar larangan Covid-19, pada Kamis pekan lalu (1/4/2021).

Mereka kemudian “dibawa ke Plaza Malabon di depan balai kota.

Di sana petugas keamanan awalnya menyuruh mereka melakukan squat 100 kali.

Pihak berwenang diduga mengatakan pasangan itu akan dipaksa untuk mengulangi latihan jika mereka tidak selaras.

Karena peringatan itu, keduanya akhirnya terpaksa melakukan latihan, gerakan squat, sebanyak 300 kali, tulis Balce dalam sebuah unggahan di Facebook.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved