Breaking News:

Berita Karanganyar

Meski Belum Ada Aturan Dari Pusat Soal Larangan Mudik, Ini Persiapan Dishub Karanganyar

Dalam pemantauan mudik lebaran tentu bukan hanya tugas Dishub saja, tentu melibatkan Satgas Covid-19, TNI-Polri dan instansi lainnya

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Terminal Palur Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karanganyar telah mempersiapkan langkah untuk mengantisipasi gelombang pemudik menyusul adanya kebijakan dari pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran tahun ini.

Kepala Dishub Karanganyar, Sri Suboko menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu aturan dari pemerintah pusat terkait larangan mudik lebaran.

Kendati demikian, seperti momen mudik lebaran tahun sebelumnya, pos pantau akan didirikan di titik turunnya penumpang bus antar kota guna memantau pemudik.

Sesuai arahan dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono, apabila ada pemudik yang tiba di kampung halaman diminta supaya melapor ke Ketua RT masing-masing.

Dalam pemantauan mudik lebaran tentu bukan hanya tugas Dishub saja, tentu melibatkan Satgas Covid-19, TNI-Polri dan instansi lainnya. 

"Pos pantau biasanya di Terminal Palur, Karangpandan dan Matesih," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (6/4/2021). 

Sehingga nantinya dapat diketahui penumpang bus itu dari mana, mau ke mana dan jumlahnya berapa. Sedangkan soal cek kesehatan bagi pemudik, lanjutnya, masih akan dikoordinasikan dengan tim gabungan. 

Terpisah Kades Wonokeling Kecamatan Jatiyoso, Sutimin mengatakan, perantau yang tiba di kampung halaman akan diminta melapor ke Ketua RT atau RW setempat untuk kemudian diteruskan ke pemerintah desa guna pendataan. 

Di Desa Wonokeling ada sekitar 100 hingga 200 perantau yang biasanya pulang saat momen lebaran. Dalam pemantauan kondisi kesehatan para pemudik, pihak desa akan berkoordinasi dengan bidan desa dan petugas puskesmas setempat. 

Sebelumnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, tidak bisa menolak para pemudik yang tiba di kampung halaman. Hanya saja apabila sudah terlanjur mudik, diharapkan dapat melapor ke Ketua RT setempat.

Di sisi lain, Pemkab Karanganyar akan mengupayakan melakukan pengecekan kesehatan dengan rapid antigen kepada para pemudik setibanya di kampung halaman. Sembari menunggu hasil rapid diketahui, Juliyatmono meminta supaya pemudik menjalani isolasi mandiri di rumah. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved