Breaking News:

Pendidikan

Permintaan Orangtua untuk Vaksinasi Anak agar Bisa Ikut Pembelajaran Tatap Muka Ditolak

Permintaan wali murid agar siswa juga mendapatkan vaksinasi tidak bisa dipenuhi. Alasannya, mereka belum genap berusia 18+

Tribun Jateng/ Yunan
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Harjuna Widada meninjau simualis PTM di SMP N 1 Jekulo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Permintaan wali murid agar siswa juga mendapatkan vaksinasi tidak bisa dipenuhi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada menyebutkan sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terkait vaksinasi siswa.

Namun, pemberian vaksinasi tidak bisa dilakukan kepada seseorang yang berusia di bawah 18 tahun.

Sedangkan anak remaja di atas 18 tahun biasanya, sudah menyelesaikan pendidikan SMA.

"Vaksinasi tidak bisa diberikan karena siswa ini berusia di bawah 18 tahun. Vaksin hanya bisa diberikan di atas usia 18 tahun," kata dia, saat melakukan tinjauan di SMPN 1 Jekulo, Selasa (6/4/2021).

Dia memperkirakan alasan tersebut masuk akal karena siswa berusia dibawah usia tersebut memiliki imunitas yang lebih tinggi.

"Anak-anak remaja itu imunitasnya tinggi, tidak seperti yang sudah tua," ucapnya.

Sehingga, pihaknya juga tidak bisa memaksakan wali murid yang belum menyetujui pembelajaran tatap muka karena belum adanya vaksin.

Namun jumlah itu tidak sebanyak orang tua yang mengizinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved