Breaking News:

Berita Salatiga

Uji Coba PTM di Salatiga, DPRD Usul Pemakaian Seragam Siswa Lebih Fleksibel

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan pemakaian seragam sekolah dianggap perlu lebih fleksibel untuk menghindari potensi penularan vir

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit. TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga diminta memberikan kelonggaran terkait pemakaian seragam sekolah bagi siswa yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). 

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan pemakaian seragam sekolah dianggap perlu lebih fleksibel untuk menghindari potensi penularan virus Corona (Covid-19).

"Kita tidak tahu siswa yang mengikuti PTM itu terpapar virus apa tidak. Maka, saya usul kepada Wali Kota Salatiga dan Dinas Pendidikan supaya ada fleksibilitas atas pemakaian seragam sekolah," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (6/4/2021) 

Menurut Dance, selama uji coba PTM terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian anggota dewan antara lain para guru juga harus menerapkan protokol kesehatan baik diluar maupun di dalam sekolah. 

Ia menambahkan, Disdik Salatiga juga supaya melakukan pemantauan secara ketat terkait pelaksanaan PTM bahkan jika perlu ada evaluasi harian sebagaimana permintaan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 

"Karena apa? Guru ini kan yang lebih sering kesana kemari. Kalau siswa berangkat pulang diantar orangtuanya. Nah, kami juga usulkan vaksinasi bagi guru ini agar lebih dipercepat," katanya

Politisi PDIP itu menyatakan, secara resmi terkait usulan tersebut akan bersurat ke Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dan ditembuskan langsung ke Disdik Kota Salatiga yang membawahi satuan pendidikan. 

Dance menilai, apabila selama PTM di tengah pandemi virus Corona pemakaian seragam sekolah diberlakukan sama dengan waktu normal dikhawatirkan menjadi sarana penularan Covid-19 dan justru menimbulkan klaster baru. 

"Apalagi Salatiga ini kan cuacanya tidak begitu panas, jika pun dipakai sekali langsung pulang dicuci belum tentu kering. Jadi sebaiknya ada kebijakan lain soal seragam siswa ini, kasihan juga jika ada siswa dengan keterbatasan ekonomi," ujarnya (ris) 

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved