Breaking News:

Berita Sragen

Bupati Sragen Bolehkan Salat Tarawih Berjamaah di Masjid dan Musala Dengan Syarat

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bolehkan penyelenggaraan salat tarawih berjamaah di masjid maupun musala selama ramadan.

Tribun Jateng /Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati perbolehkan penyelenggaraan salat tarawih berjamaah di masjid maupun musala selama ramadan.

Pucuk pimpinan Sragen itu mengaku akan mengikuti arahan dari kementerian agama terkait penyelenggaraannya, seperti jamaah hanya boleh 50% dari kapasitas masjid atau musala.

"Kami mengikuti sesuai arahan Kementerian Agama saja yang harus mengatur 50 dari persen dari kapasitas dan sebagainya. Aturan itu kita implementasikan di daerah," kata Yuni kepada Tribunjateng.com.

Dia memastikan protokol kesehatan (Prokes) harus dilakukan di masing-masinh masjid dan mushola yang menyelenggarakan salat tarawih berjamaah.

Seperti jaga jarak shaff, menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer serta cek suhu tubuh jamaah sebelum masuk masjid atau musala.

Pihaknya akan menggerakkan satgas tingkat kecamatan hingga desa guna memastikan bahwa warga mematuhi Prokes. Para satgas desa akan diminta keliling ke sejumlah masjid atau musala.

"Satgas tingkat desa, kecamatan akan memastikan bahwa warga kita mematuhi dan kalau harus ikut menjaga masjid ya kita akan membuat surat."

"Kepada seluruh takmir masjid di Kabupaten Sragen, diikuti dengan lampiran surat dari Kementrian Agama," terangnya.

Surat tersebut, akan diberikan dengan ketegasan apabila tidak mematuhi Prokes pihaknya akan memberikan teguran. Bahkan jika tetap tidak Prokes masjid tersebut akan dilarang untuk melakukan tarawih.

Kegiatan Safari Ramadan Pemkab Sragen

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved