Breaking News:

Berita Kudus

Organda Kudus Minta Kelonggaran Angkut Pemudik

DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kudus menyebutkan sejumlah perusahaan angkutan penumpang telah tumbang

TRIBUNJATENG/RAKA F PUJANGGA
Ketua DPC Organda Kabupaten Kudus, Mahmudun‎ bersama Pemilik PO Haryanto, Haryanto, di Kantor PO Haryanto. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kudus menyebutkan sejumlah perusahaan angkutan penumpang telah tumbang di tengah pandemi yang berlangsung selama setahun terakhir.

Menurut Ketua DPC Organda Kabupaten Kudus, Mahmudun menyebutkan, rencana larangan mudik hanya akan memperparah kondisi anggotanya yang saat ini berjumlah 30-50 perusahaan angkutan.

"80 persen anggota kami sudah kolaps sejak pandemi selama setahun ini. Makanya kalau sampai dilarang mudik tentunya akan s‎emakin parah," ujar dia, Rabu (7/4/2021).

Padahal pihaknya juga telah siap melaksanakan protokol kesehatan ‎sesuai anjuran pemerintah.

‎Mahmudun juga bersedia memenuhi segala syarat yang diperlukan agar angkutan penumpang dapat tetap beroperasi saat arus mudik.

"Sesuai anjuran pemerintah, ‎bila dibutuhkan untuk skrining kesehatan atau menjaga jarak kami siap," jelas pemilik Trans Muria Utama itu.

‎Menurutnya, banyak pengusaha bus yang menanti dibukanya kembali kesempatan untuk mengantarkan penumpang ke kampung halaman.

Sebab, kata dia, banyak aktivitas operasional bus yang terganggu selama pandemi berlangsung.

"Ada yang sampai menjual busnya karena nganggur saja. Saya berharap pemerintah lebih bijak dan adil, kalau satu boleh ya semua boleh," ucap dia.

Sementara itu, Pemilik PO Haryanto, Haryanto memprediksikan jumlah pemudik tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved