Breaking News:

Berita Semarang

Uji Coba PTM di Semarang, Hendi Minta Jam Masuk Kelas Diberi Jarak Waktu

"Secara keamanan, aman. Tinggal diingetin terus supaya anak-anak bisa saling menjaga protokol kesehatan," ucap Hendi, sapaannya

 
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada hari ketiga uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meninjau dua sekolah yakni SDN Pekunden dan SMPN 2 Semarang, Rabu (7/4/2021).

Dia menilai, proses pembelajaran masih sesuai rencana dimana protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Siswa dan guru dicek suhu tubuh dan wajib mencuci tangan sebelum masuk lingkungan sekolah. Kapasitas kelas hanya diisi 50 persen. Sedangkan, sebagian siswa lainnya belajar secara daring.

"Secara keamanan, aman. Tinggal diingetin terus supaya anak-anak bisa saling menjaga protokol kesehatan," ucap Hendi, sapaannya.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi proses pembelajaran tatap muka di SDN Pekunden. Jam masuk kelas antara satu kelas dengan kelas lain diberi jarak waktu.  Hal itu untuk menghindari kerumunan dan kontak fisik.

"SDN Pekunden keren, jam masuk dibagi. Di Pekunden ada empat kelas yang masuk, dibagi pukul 08.00, 8.10, 8.20, dan 8.30. Ini bisa jadi contoh kalau bisa tiap kelas masuknya diberi jarak," paparnya.

Menghindari adanya klaster dunia pendidikan, Hendi telah meminta Dinas Pendidikan membatasi siswa yang masuk sembari dievalusai secara periodik. Saat ini, uji coba PTM di tingkat SD baru dilakukan bagi siswa kelas 5 dan 6. Selanjutnya, akan dievaluasi dua pekan kemudian. Jika memungkinkan, uji coba PTM bisa ditambah kelas 3 dan 4. Sedangkan, uji coba PTM di tingkat SMP saat ini baru dilakukan bagi siswa kelas 7.

"Kelas 7 kasian belum pernah ketemu temannya sejak masuk. Ini bagus jadi prioritas karena biar bisa kenal dan tahu bentuk sekolahnya," terang Hendi.

Dia berharap, empat sekolah yang melaksanakan uji coba tatap muka yakni SMPN 2 Semarang, SMPN 5 Semarang, SDN Pekunden, dan SDN Lamper Kidul 02 bisa menjadi role model tatap muka bagi seluruh sekolah di Kota Semarang. (eyf)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved