Breaking News:

Berita Salatiga

Pandemi Covid-19, Peserta KB di Salatiga Turun 29 Persen

Pemkot Salatiga mencatat terjadi penurunan warga dalam kepesertaan KB di tahun 2020 sebanyak 717 orang. 

Istimewa
Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat membuka lokakarya daerah Bangga Kencana, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA- Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mencatat terjadi penurunan warga dalam kepesertaan program KB di tahun 2020 sebanyak 717 orang. 

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan penurunan minat masyarakat dalam program KB terjadi pada seluruh metode kontrasepsi antara lain IUD, MOP, kondom, implan, suntik, dan pil.

"Peserta KB baru tahun 2020 mengalami penurunan 29 persen atau 1.768 orang. Jika dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 2.485 peserta artinya ada selisih 717 orang tidak ikut KB," terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Kamis (8/4/2021)

Menurut Yuliyanto, laju pertumbuhan penduduk harus dikendalikan. Sejauh ini Kota Salatiga terus mengkampanyekan  program Bangga sebagai langkah agar tidak terjadi ledakan jumlah penduduk. 

Ia menambahkan, dalam program Bangga Kencana tersebut peran keluarga menjadi kunci utama dalam intervensi yang dilakukan BKKBN dan perangkat daerah pengelola program KB di daerah.

"Menurunnya minat KB warga ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya program KB kepada masyarakat," katanya

Dia menjelaskan, program KB bertujuan agar keluarga sebagai unit kecil menjadi norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera (NKKBS). Sehingga keluarga bisa membina dan membentuk keluarga yang handal.

Pihaknya menyatakan, adanya pandemi Covid-19 menjadi  tantangan untuk memberikan pelayanan kontrasepsi bagi masyarakat. Pembatasan interaksi secara fisik menjadikan intensitas pelayanan dan akses kesehatan termasuk pelayanan kontrasepsi menjadi terkendala.

“Di masa pandemi Covid-19, ada kekhawatiran terhadap penurunan jumlah peserta KB yang berpotensi meningkatnya laju pertumbuhan penduduk. Hal ini harus kita pikirkan dan cari solusi terbaik,” ujarnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved