Breaking News:

Berita Semarang

Berbagai Perguruan Tinggi di Semarang Siap Terima Mahasiswa KIP Kuliah

Kemendikbud luncurkan Merdeka Belajar episode ke-9 yaitu Kartu KIP Kuliah Merdeka dalam bentuk beasiswa.

Istimewa
Caption Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode Kesembilan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka secara virtual, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meluncurkan Merdeka Belajar episode kesembilan yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka dalam bentuk beasiswa.

Program KIP Kuliah tersebut sebagai wujud komitmen Kemendikbud dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan.

Program KIP Kuliah mulai disosialisasikan tiap perguruan tinggi kepada calon mahasiswa baru. Di antaranya Universitas Semarang (USM) yang sudah mensosialisasikannya dengan gencar melalui medsos dan website.

"Sebagaimana arahan Mendikbud, kami terus mensosialisasikan KIP Kuliah. Tak hanya melalui medsos dan website saja, tapi juga melalui mahasiswa yang sebelumnya mendapatkan beasiswa KIP kuliah. Getok tular bahasanya," kata Wakil Rektor III USM, Dr Supari MT, kepada Tribun Jateng, Kamis (8/4/2021).

Ia mengungkapkan, bahwa KIP Kuliah dahulunya menggunakan istilah Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi). Pada tahun 2019, USM menerima mahasiswa Bidikmisi 22 mahasiswa. Jumlah tersebut bertambah menjadi 27 mahasiswa pada 2020.

"Pada 2021 kami bersedia menerima 100 mahasiswa KIP Kuliah. Harapannya dengan meningkatnya jumlah tersebut maka kami bisa memberikan manfaat bagi banyak orang," ucapnya.

Azas kebermanfaatan tersebut, katanya, USM sebisa mungkin menjangkau lulusan SMA/SMK/MA yang secara ekonomi lemah sehingga biaya kuliah menjadi tidak terjangkau. Namun dengan beasiswa KIP Kuliah, siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap bisa kuliah.

Tak hanya KIP Kuliah, USM juga menyediakan beasiswa dari Yayasan Alumni Undip, yayasan yang menaungi USM, bagi masyarakat yang kurang mampu bagi lulusan SMA SMK yang berprestasi secara akademik maupun non akademik.

"Di masa pandemi ini tidak ada alasan untuk tidak kuliah. USM membuka pintu bagi siapapun untuk mengeyam pendidikan dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan akses masyarakat untuk mengeyam pendidikan tinggi," jelasnya.

Ia menambahkan, KIP Kuliah ini adalah salah satu cara masyarakat agar bisa kuliah bagi yang kesulitan ekonomi dan memberikan peluang kuliah di saat pandemi. Untuk itu, USM siap menerima mahasiswa dari jalur tersebut dan beasiswa lain, seperti beasiswa atlet, beasiswa prestasi, beasiswa bagi kurang mampu dan lain-lain.

Halaman
1234
Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved