Breaking News:

Berita Semarang

Berbagai Perguruan Tinggi di Semarang Siap Terima Mahasiswa KIP Kuliah

Kemendikbud luncurkan Merdeka Belajar episode ke-9 yaitu Kartu KIP Kuliah Merdeka dalam bentuk beasiswa.

Istimewa
Caption Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode Kesembilan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka secara virtual, kemarin. 

Sosialisasi KIP Kuliah juga digencarkan Universitas PGRI Semarang (Upgris). Wakil Rektor I Upgris, Sri Suciati menuturkan, telah mengusulkan kuota KIP Kuliah sebanyak 50 mahasiswa pada 2021 ini ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah.

Selain menerima 50 mahasiswa KIP Kuliah, Upgris juga menerima beasiswa aspirasi sejumlah 200 mahasiswa. Sementara pada 2020 lalu, Upgris menerima 166 mahasiswa KIP Kuliah, 36 mahasiswa yang terdiri dari 36 mahasiswa Bidikmisi Reguler dan 130 mahasiswa Bidikmisi Aspirasi.

"Rencana pengajuan ke LLDIKTI masih sama dengan tahun lalu yaitu sekitar 50 mahasiswa KIP Kuliah (reguler) dan 200 mahasiswa Aspirasi," kata Suciati.

Sebagaimana prosedurnya, jumlah kuota tersebut telah disampaikan ke LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah untuk diusulkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud.

"Upaya yang kami lakukan untuk mensosialisasikan kepada calon mahasiswa baru yaitu melalui media sosial Upgris, brosur, spanduk, baliho serta video," ujarnya.

Adanya beasiswa KIP Kuliah tersebut, tentu saja menjadi angin segar bagi siswa berprestasi namun terkendala masalah biaya. Sehingga para siswa berprestasi pun antusias mendaftar dan ingin mendapatkan beasiswa tersebut.

Siswa Miskin Antusias

Di antaranya Dimas Aryo Setyo, siswa sebuah SMA negeri di Kabupaten Grobogan. Dimas yang selalu masuk dalam peringkat lima besar sejak duduk di bangku SMP itu sangat berharap bisa memperoleh beasiswa KIP Kuliah.

"Saya sudah ngomong ke orang tua ingin melanjutkan kuliah. Tapi orang tua tidak mampu membiayai. Satu-satunya jalan ya saya berharap dapat beasiswa itu," ucapnya.

Dimas mengaku telah mendaftar di perguruan tinggi negeri di Kota Semarang melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ia baru akan mengikuti tes yang akan digelar pertengahan April ini.

Halaman
1234
Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved