Breaking News:

Berita Semarang

Berbagai Perguruan Tinggi di Semarang Siap Terima Mahasiswa KIP Kuliah

Kemendikbud luncurkan Merdeka Belajar episode ke-9 yaitu Kartu KIP Kuliah Merdeka dalam bentuk beasiswa.

Istimewa
Caption Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode Kesembilan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka secara virtual, kemarin. 

"Saya sampai sekarang terus belajar agar bisa lolos SBMPTN dan dapat beasiswa KIP. Saya ingin mewujudkan cita-cita agar bisa meningkatkan derajat keluarga," harapnya.

Senada, disampaikan siswi SMA Negeri di Kabupaten Brebes, Utami Lestariningsih. Orang tuanya yang sehari-hari hanya sebagai buruh tani tak dapat menanggung biaya kuliah jika dirinya tetap ingin melanjutkan pendidikannya.

"Saya mencari-cari informasi beasiswa. Saat ini yang saya kejar itu KIP Kuliah, kalau dulu Bidikmisi. Jadi saya tetap bisa kuliah tanpa harus membebani orang tua," ujarnya.

*Kesinambungan Jumlah Mahasiswa*

Terkait KIP Kuliah tersebut, Kepala LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Muhammad Zainuri menyampaikan, KIP Kuliah dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan antara jumlah mahasiswa yang sudah lulus dengan yang belum. Sehingga, kuota di tiap perguruan tinggi selalu sama.

"Kami juga baru mendengar penjelasannya, tapi belum tahu berapa angkanya yang akan dialokasikan. Prinsipnya, jumlah atau kuotanya tidak ada perubahan dari tahun-tahun sebelumnya," kata Prof Zainuri.

Ia menuturkan, ada beberapa kategori untuk menerima KIP Kuliah. Tiap kategori juga menerima besaran beasiswa yang berbeda. Selain beasiswa, setiap mahasiswa nantinya juga mendapat biaya hidup.

"Kami sampai sekarang bergerak terus, yang terbagi beberapa tim untuk mensosialisasikannya. Tak hanya KIP Kuliah, sosialisasi juga menyangkut lainnya seperti Jafa, penjaminan mutu, akreditas, dan lainnya," jelasnya.

Terkait data, Sekretaris LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah, Lukman menyampaikan, telah menyiapkan dashboard untuk menyajikan dara secara online. Tak hanya menyajikan, setiap perguruan tinggi juga bisa menyampaikan usulan beasiswa secara online melalui dashboard tersebut.

"Jumlah usulan kita sampaikan. Nanti kuotanya kita bagi ke setiap perguruan tinggi. Tapi kuota yang diberikan belum tentu diterima perguruan tinggi, nanti kalau ada sisa kita berikan ke perguruan tinggi yang kurang. Sehingga semuanya transparan," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved