Breaking News:

Berita Banyumas

Cerita di Balik Arya Saloka Fasih Bicara Ngapak Sapa Warga Banyumas: Iyong Wis Donor, Rika Kapan?

Video Aldebaran yang berbicara bahasa Ngapak berdurasi 46 detik viral melalui pesan berantai aplikasi perpesanan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Istimewa
Screen capture Arya Saloka pemeran Aldebaran saat mengajak masyarakat Banyumas agar berdonor darah menggunakan bahasa ngapak, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Video Aldebaran yang berbicara bahasa Ngapak berdurasi 46 detik viral melalui pesan berantai aplikasi perpesanan. 

Sebab dalam video itu, Arya Saloka pemeran Aldebaran dalam sinetron Ikatan Cinta fasih berbahasa ngapak dan mengajak masyarakat Kabupaten Banyumas berdonor darah.

Karena video menggunakan bahasa ngapak itulah akhirnya dia menjadi buah bibir warga Banyumas.

Baca juga: Desiree Cerita Pengalaman Hidup dengan Hotma Sitompul Malam Pertama Pisah Kamar Tidur di Kasur Lipat

Baca juga: Anti Macet, Tahun 2023 Mobil Terbang Akan Segera Diperjualbelikan Intip Desainnya

Baca juga: Muncul Pengakuan Para Miliarder Dadakan di Tuban Uangnya Tersisa Jutaan, Pak Kades Ungkap Fakta Ini

"Halo masyarakat Banyumas dan sekitarnya, kepriwe kabare, pada sehat mbok rika pada."

Dalam bahasa Indonesia (halo masyarakat Banyumas dan sekitarnya, bagaimana kabarnya, pada sehat kalian semua). 

Saya Aldebaran mengajak ibu, bapak, teman-teman untuk donor darah di PMI Kabupaten Banyumas," ucapnya dalam video, pada Jumat (9/4/2021). 

Arya Saloka menjelaskan jika khusus yang berdonor mulai hari ini sampai 11 April 2021, akan mendapatkan give tambahan menu dari PMI Kabupaten Banyumas.

"Mari sama-sama kita sukseskan Banyumas berdonor. 

Ajak keluarga, tetangga dalam satu ikatan donor. 

Inyong wis donor, rika kapan? Wong Banyumas kuwe, mesti donor darah (saya sudah donor, kalian kapan? Orang Banyumas itu harus donor darah)," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved