Piala Menpora
Jelang PSIS Semarang vs PSM Makassar, Zulkifli Syukur Sesumbar Tahu Kelemahan Mahesa Jenar
Kapten PSM Makassar Zulkifli Syukur mengaku antusias menatap laga babak delapan besar Piala Menpora 2021, Jumat (9/4/2021) malam ini.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rival al manaf
Penulis: Fransiskus Ariel
TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Kapten PSM Makassar Zulkifli Syukur mengaku antusias menatap laga babak delapan besar Piala Menpora 2021, Jumat (9/4/2021) malam ini.
Menurut Zulkifli, tim PSM tampil luar biasa di Grup B hingga mampu lolos ke babak delapan besar dan akan bertemu PSIS.
"Memang dibalik persiapan kami yang serba terbatas, Alhamdulillah ada kebahagiaan yang Allah berikan lolos dari fase grup. Persaingan kami di grup kemarin cukup berat, alhamdulillah dengan kerja keras dan kemauan yang kuat kami bisa melalui fase pertama," kata Zulkifli.
Tim Juku Eja berhasil menempati urutan kedua di grup B Piala Menpora meski grup tersebut boleh dibilang sebagai grup neraka.
Anggota Grup B beranggotakan klub elite antara lain Persija Jakarta, Bhayangkara FC, dan Borneo FC.
"Insyaallah, jika Allah ridho besok kami diberikan lagi kemudahan di babak delapan besar," tambah Zulkifli.
Jelang menghadapi PSIS, mantan pemain Sriwijaya FC berusia 36 tahun tersebut mengakui PSIS merupakan tim berbahaya. Sebab, sejauh ini calon lawan merupakan tim tersubur di turnamen Piala Menpora.
Meski demikian, Zulkifli menyebut tim PSIS memiliki kelemahan di sektor pertahanan.
"Tetapi yang harus dilihat adalah tiap kali PSIS main di tiga laga mereka selalu kebobolan. Walaupun kita tidak bisa pungkiri mereka adalah tim produktif," katanya.
Iapun optimis PSM bisa mengalahkan PSIS. Apalagi, ia juga mengaku sudah paham betul dengan taktik pelatih Dragan Djukanovic.
"Dan saya kenal betul karakter dari pelatih PSIS. Karena saya pernah bekerjasama saat di Borneo FC," pungkas pemain berposisi bek sayap kanan tersebut.
Sementara itu, pelatih PSM Makassar Syamsuddin Batola telah menyiapkan algojo penalti bila pada akhirnya laga melawan PSIS Semarang nanti harus dilakukan adu penalti.
"Kita jauh-jauh hari sudah siapkan jika dihadapkan momen adu penalti. Saya dengar besok tidak ada perpanjangan waktu. Kami sudah siapkan menghadapi hal-hal yang akan terjadi di lapangan. Terutama saat adu penalti," kata Syamsuddin, Kamis siang.
Dari segi persiapan, Syamsuddin mengatakan pihaknya telah mempersiapkan diri cukup matang setelah lolos sebagai runner up Grup B.