Breaking News:

Larangan Mudik 2020

Protes Larangan Mudik, Sopir Bus Minta Pemerintah Biayai Kebutuhan Keluarga Pelaku Transportasi

Pelarangan mudik yang dicanangkan Pemerintah Pusat di tengah pandemi bikin puyeng pera penjual tiket bus. 

Tribun Jateng/ Budi Susanto
Dua bus terparkir di terminal sementara yang ada di wilayah Comal Kabupaten Pemalang, Kamis (8/4/2021). 

Penulis : Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Pelarangan mudik yang dicanangkan Pemerintah Pusat di tengah pandemi bikin puyeng pera penjual tiket bus. 

Harapan mendapat penghasilan lebih jelang Hari Raya Idul Fitri, tak akan terlaksana.

Lantaran imbas kebijakan yang ditelurkan pemerintah tersebut. 

Belum lagi hantaman pandemi yang membuat pendapatan mereka terjun bebas, semakin memusingkan para penjual tiket bus.

Baca juga: Asosiasi Perjalanan Wisata Memohon Kebesaran Hati Pemerintah Agar Mudik Tidak Dilarang

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari ini Jumat 9 April 2021 Naik Rp 9.000, Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Berikut Titik Penyekatan Larangan Mudik di Karanganyar, Kendaraan Melintas Diminta Putar Balik

Baca juga: Berikut Titik Penyekatan Larangan Mudik di Kabupaten Tegal, Cuma Kendaraan Ini yang Boleh Melintas

"Di tengah pandemi bisa menjual lima tiket  saja sudah beruntung, karena setiap hari tiket yang saya jual hanya laku satu," jelas Aswin penjual tiket bus di wilayah Comal Pemalang, Kamis (8/4/2021).

Dilanjutkannya, adanya libur panjang beberapa waktu lalu lalu, juga tak begitu berpengaruh terhadap penjualan tiket bus. 

"Libur panjang beberapa waktu lalu, saya hanya bisa jual 10 tiket. Itu saja bus terpaksa berangkat karena tak ada penumpang lain," katanya. 

Aswin menerangkan, Hari Raya Idul Fitri mendatang jadi harapan para penjual tiket bus, namun pelarangan mudik membuat ia dan penjual tiket lainya pesimis bisa dapat penghasilan lebih baik. 

"Tahun lalu sudah dilarang, dan mudik mendatang diberlakukan hal serupa. Kebijakan itu tentu saja seperti membunuh kami secara perlahan, bagaiaman kami ngasi makan keluaraga. Apa pemerintah mau menanggungnya. Harapan kami mudik jangan dilarang," ucapnya. 

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved