Breaking News:

Berita Kota Tegal

Larangan Mudik, Organda Kota Tegal Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Pekerja di Sektor Transportasi 

Kementerian Perhubungan RI telah mengeluarkan aturan larangan pengoperasian semua moda transportasi selama 12 hari

tribunjateng/dok
foto ilustrasi macet saat mudik lebaran di Pantura 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Kementerian Perhubungan RI telah mengeluarkan aturan larangan pengoperasian semua moda transportasi selama 12 hari. 

Larangan tersebut berlaku pada 6 Mei sampai 17 Mei 2021. 

Baik itu transportasi darat, laut, udara maupun perkeretaapian. 

Aturan tersebut diterbitkan seiring ditetapkannya larangan mudik pada Lebaran 2021. 

Tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Menanggapi itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tegal, Popo mengatakan, pihaknya tetap berharap pemerintah mengkaji ulang terkait larangan mudik pada Lebaran 2021. 

Karena itu sangat berdampak terhadap masyarakat yang bekerja di sektor transportasi. 

"Kami hanya bisa pasrah. Upaya menolak pun percuma karena itu pemerintah. 

Kalau disuruh milih, kami berharap mudik diperbolehkan. Pemerintah tinggal buat aturan pengetatan protokol kesehatannya," katanya kepada tribunjateng.com, Jumat (9/4/2021).

Popo mengatakan, jika pemerintah tetap melarang mudik, maka nasib pekerja di sektor transportasi harus dipikirkan. 

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved