Breaking News:

Berita Kota Tegal

Larangan Mudik, Organda Kota Tegal Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Pekerja di Sektor Transportasi 

Kementerian Perhubungan RI telah mengeluarkan aturan larangan pengoperasian semua moda transportasi selama 12 hari

tribunjateng/dok
foto ilustrasi macet saat mudik lebaran di Pantura 

Pemerintah harus memberikan bantuan langsung tunai (BLT) agar pekerja di sektor transportasi juga bisa merayakan lebaran dengan suka ria bersama keluarga. 

Ia mengatakan, jumlah pekerja transportasi di Kota Tegal sendiri ada sebanyak 2.000 orang. 

Itu sudah meliputi sopir, kernet, petugas tiket, teknisi dan sebagainya. 

"Tolong nasib pegawai transportasi diperhatikan. Entah BLT, entah dalam bentuk apapun. Biar mereka bisa seperti masyarakat yang lain, bisa suka ria dalam Idul Fitri," ungkapnya. 

Menurut Popo, jangan sampai seperti kebijakan larangan mudik tahun lalu, pada 2020. 

Tidak ada perhatian pemerintah kepada masyarakat yang bekerja di sektor transportasi. 

Ia mengatakan, pekerja di sektor transportasi di Kota Tegal, hanya 500 orang saja yang mendapatkan bantuan pada tahun lalu. 

Itu pun merupakan bantuan subsidi karyawan swasta dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. 

"Tahun kemarin hanya sebagian yang dapat Rp 600 ribu per bulan, selama tiga bulan. Namun banyak juga yang tidak tepat sasaran," jelasnya. (fba)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved