Breaking News:

Berita Tegal

Puluhan Pejabat Pengawas Kabupaten Indramayu Belajar Layanan Publik di Pemkab Tegal

Sebanyak 30 orang peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dari Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, belajar tentang pelayanan

ISTIMEWA/ Humas Pemkab Tegal. 
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, saat menyambut peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dari Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, berlokasi di Gedung Dadali, Kamis (8/4/2021) lalu. 

Penulis: Desta Leila Kartika 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Sebanyak 30 orang peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dari Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, belajar tentang pelayanan publik di Pemkab Tegal

Kedatangan pejabat pengawas ini diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono di Gedung Dadali, Kamis (8/4/2021) lalu.

Lewat sambutannya, Joko memaparkan kondisi umum dan program unggulan pembangunan jangka menengah Kabupaten Tegal 2019-2024. 

Joko mengungkapkan, jika pandemi Covid-19 telah berdampak pada kondisi perekonomian Kabupaten Tegal tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,46 persen.

Penurunan ekonomi tersebut, lanjut Joko, masih lebih baik ketimbang rata-rata Provinsi Jawa Tengah yang mengalami pertumbuhan minus 2,65 persen dan rata-rata nasional di minus 2,07 persen.

“Lesunya perekonomian akibat pembatasan aktivitas sosial ini mendorong arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tegal ke depan berfokus pada pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk perluasan lapangan kerja untuk menekan angka pengangguran,” jelas Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (11/4/2021). 

Di bidang kesejahteraan sosial, Program Three J masih menjadi unggulan Pemkab Tegal

Program jaminan sosial ini terdiri dari jaminan rumah, jaminan kesehatan, dan jaminan hidup untuk warga miskin yang tidak terlayani pendanaan bansos pemerintah pusat maupun provinsi.

Di bidang pendidikan, pihaknya juga terus mengupayakan pencegahan anak putus sekolah. 

Melalui Program Yuh Sekolah Maning diharapkan, potensi anak putus sekolah selama pandemi Covid-19 bisa ditekan serendah mungkin. 

"Sementara di bidang kesehatan capaian keberhasilan Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) Desa Mandiri melalui pembangunan jamban keluarga yang menghantarkan Pemkab Tegal meraih STBM Award Berkelanjutan 2020 dari Kementerian Kesehatan RI," papar Joko. 

Sementara itu, Perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat Yunita menyampaikan apresiasinya kepada Kabupaten Tegal. 

Menurutnya, meskipun dihadapkan pada situasi pandemi, Kabupaten Tegal tetap dapat meraih berbagai penghargaan. (dta) 

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved