Breaking News:

Berita Regional

Sudah Makan? Pertanyaan Terakhir Kepada Apriyanto Sebelum Dieksekusi Temannya yang Kehabisan Nasi

Jatah nasi yang dihabiskan rekan kerjanya sudah cukup menjadi alasan seorang pria di Ogan Komering Ulu (OKU) bernama Dika untuk menghabisi nyawa teman

Editor: rival al manaf
Ilustrasi - Penikaman 

TRIBUNJATENG.COM, SUMATERA - Jatah nasi yang dihabiskan rekan kerjanya sudah cukup menjadi alasan seorang pria di Ogan Komering Ulu (OKU) bernama Dika untuk menghabisi nyawa teman.

Ia menikam Apriyanto, rekannya di barak areal kebun karet II R Desa Lunggaian, kecamatan Lubuk Batang, OKU, Sumatera Selatan, Rabu (7/4/2021).

Apriyanto sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca juga: Komnas HAM Minta Penjelasan soal 2 Polisi Tersangka Pembunuhan 6 Laskar FPI Tak Ditahan

Baca juga: Paksa Masuk Kamar, Mertua Pergoki Menantu Selingkuh dengan Dokter Istri Polisi 

Baca juga: Pasien RS di Semarang Panik saat Terjadi Gempa Malang, BMKG Jelaskan Kenapa Getaran Sampai di Jateng

Baca juga: Penjelasan BMKG Terkait Gempa di Malang M 6,7: Susulan Potensinya Ada Tapi Lebih Kecil

Sebelum membunuh rekannya, pelaku sempat melontarkan kalimat tanya pada korban dan berujung pembunuhan.

Kasubag Humas Polres OKU, AKP Mardi Nursal mengatakan, antara pelaku dan korban sama-sama bekerja sebagai buruh sadap karet.

Mereka bekerja di area kebun karet di OKU.

Peristiwa itu bermula saat pelaku Dika dan saksi bernama Thomas pulang dari barak.

Pelaku kemudian hendak makan malam.

Dia langsung menuju belakang pondok kebun karet.

Betapa kesalnya pelaku lantaran mendapati nasi telah habis.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved