Berita Gempa Bumi
Terjadi Gempa Susulan di Malang 5,5 Magnitudo, Total 9 Gempa Bumi Susulan
Pasca gempa bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/04) kemarin, serangkaian gempa susulan masih terjadi.
TRIBUNJATENG.COM, LUMAJANG - Pasca gempa bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/04) kemarin, serangkaian gempa susulan masih terjadi.
Minggu (11/04) pagi, terjadi gempa susulan dengan magnitudo 5,5.
Pemantauan gempa susulan dilakukan tim badan meteorologi klimatologi, dan geofisika, atau BMKG di Balai Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.
Pasca gempa bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/04) kemarin, telah terjadi sedikitnya sembilan kali gempa susulan.
Di Desa Kaliuling, gempa bermagnitudo 6,1 yang terjadi Sabtu kemarin merusak 400 rumah.
Dapur umum didirikan bagi warga terdampak gempa.
Di Kabupaten Lumajang, gempa bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/04) kemarin, mengakibatkan lima orang meninggal dunia, dan merusak sejumlah bangunan.
Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, sekitar 30 rumah warga rusak berat akibat gempa.
Sedangkan, sepuluh rumah mengalami rusak ringan hingga sedang.
Sabtu (10/04) malam, korban gempa yang rumahnya rusak, untuk sementara tinggal di tenda pengungsian yang dibuat swadaya oleh masyarakat.
Tercatat 9 Gempa Susulan
Gempa susulan terjadi di Malang, Jawa Timur pada Minggu (11/4/2021), pukul 06.45 WIB.
Dilansir dari Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa itu berkekuatan 5,5 magnitudo.
Titik pusat gempa berada di barat daya Kabupaten Malang, tepatnya di 80 kilometer sisi barat daya Kabupaten Malang atau di koordinat 8,84 lintang selatan-112,41 bujur timur.
Lalu, kedalaman gempa tercatat 98 kilometer.
Sementara itu, dari BMKG gempa itu tidak memiliki potensi tsunami.
Seperi diberitakan sebelumnya, gempa 6,1 M mengguncang Malang dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB.
Selain di Malang, getaran gempa susulan juga dirasakan di Nganjuk, Pacitan, Trenggalek, Wonogiri dan Gunungkidul.
"Dirasakan di beberapa wilayah, di Nganjuk, Pacitan, Wonogiri, Trenggalek bahkan ke Gunung Kidul di Bantul," katanya.
Sementara itu, menurut Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang Ma’muri, hingga saat ini sudah ada sembilan kali gempa susulan.
Gempa susulan itu terjadi di laut selatan Kabupaten Malang.
"Rata-rata, gempa susulan bermagnitudo 3. Hanya barusan yang bermagnitudo cukup besar yakni magnitudo 5,5," jelasnya.
Berdasar keterangan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, gempa di Malang pada Sabtu (10/4/2021), memiliki spektrum guncangan yang luas.
Hal ini membuat getaran gempa dapat dirasakan hingga Banjarnegara dan Bali.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perstiwa-gempa-di-malang-bermagnitudo-67-skala-richter-berpusat-di-blitar.jpg)