Breaking News:

UT Semarang Bekali Mahasiswa dengan Berbagai Keterampilan

Universitas Terbuka (UT) Semarang tidak hanya memberikan ilmu atau kompetensi standar kurikulum dalam membekali mahasiswanya.

Istimewa
Direktur UT Semarang, Dra. Barokah Widuroyekti, foto bersama dengan lulusan terbaik usai upacara penyerahan ijazah (UPI) secara daring di kampus UT Semarang, Minggu (11/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Terbuka (UT) Semarang tidak hanya memberikan ilmu atau kompetensi standar kurikulum dalam membekali mahasiswanya.

Dalam menjalani proses studi, mahasiswa UT Semarang mendapatkan berbagai keterampilan khususnya yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan zaman, yang diberikan melalui berbagai pelatihan.

"UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh, tentu ada keterampilan lebih. Itu untuk menyiapkan mereka menguasai literasi keterampilan sehingga setelah lulus, mereka siap terjun ke dunia kerja," kata Direktur UT Semarang, Dra. Barokah Widuroyekti, M.Pd, usai upacara penyerahan ijazah (UPI) di Kampus UT Semarang, Minggu (11/4/2021).

Berbagai pelatihan peningkatan softskill yang diberikan di antaranya yaitu pelatihan komputer, komunikasi, kewirausahaan, karya ilmiah dan lainnya.

Menurut Barokah, berbagai pelatihan tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan teknologi dan zaman. Misalnya, pelatihan komputer yang menurutnya menjadi kebutuhan utama, apalagi di masa pandemi sekarang.

Termasuk juga pelatihan kewirausahaan. Barokah menuturkan, pelatihan tersebut diberikan agar lulusan UT Semarang tak hanya terampil secara keilmuan saja. Akan tetapi, nantinya setelah lulus, mereka juga bisa berwirausaha.

"Sehingga, selain memperoleh ilmu sesuai kurikulum dan mengacu kompetensi yang diharapkan, mereka juga mempunyai keterampilan plus yang lain untuk bisa mandiri. Dan itu sudah kita latihkan saat mereka aktif kuliah," jelasnya.

Diakuinya, hingga kini masih banyak anggapan miring terkait kualitas pendidikan di UT. Padahal, lanjutnya, memiliki lulusan UT yang berkualitas dan kompetitif.

Hal itu dibuktikan dengan keterserapan lulusan UT dalam penerimaan CPNS pada 2019 yang diterima dan lolos seleksi jumlahnya terbanyak dibanding perguruan tinggi lain.

"Ketika tes nasional seperti CPNS, 9.346 lulusan UT SE indonesia diterima. Itu sudah menjawab keraguan masyarakat jika UT tidak berkualitas dan sebagainya," tegasnya.

Selain itu, UT juga menyiapkan proses pembelajaran tak asal-asalan. Termasuk juga ujian yang disiapkan untuk mahasiswa berkualitas dan berstandar. Sehingga pandangan terhadap UT yang belum pas, bisa ditepis dengan sendirinya.

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved