Breaking News:

Berita Semarang

Cerita Emak-emak Penggiat Sampah Resik Becik Semarang, Sebulan Himpun 700 Kg Sampah Rumah Tangga

Bank Sampah Resik Becik Kota Semarang beranggotakan emak-emak kreatif yang tertarik mengolah sampah organik dan non organik menjadi nilai guna

TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Ketua Bank Sampah Resik Becik Kota Semarang,Ika Yudha saat memilah sampah hasil setoran nasabah di kantor Resik Becik Jalan Cokrokembang, Krobokan, Semarang Barat, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Sampah Resik Becik Kota Semarang beranggotakan emak-emak kreatif yang tertarik mengolah sampah organik dan non organik menjadi nilai guna.

Resmi berdiri sembilan tahun lalu, kini Bank sampah tersebut mampu menghimpun sampah rumah tangga berkisar 300 hingga 700 kilogram perbulan.

Ketika ditemui Tribunjateng.com, tampak ketua Bank Sampah Resik Becik,Ika Yudha, sibuk menata botol-botol plastik setoran nasabah Bank Sampahnya.

Agar tak semrawut dia memilah botol-botol tersebut ke wadah karung.

Tampak deretan karung berbagai ukuran saling bersandar dipenuhi sampah hasil setoran nasabah. 

"Mayoritas sampah rumah tangga yang kami terima adalah sampah non organik seperti botol minuman, plastik dan lainnya.

Kadang kami terima sampahnya tak rapi jadi kami pilah sesuai jenisnya," katanya  di kantor  Resik Becik Jalan Cokrokembang, Krobokan, Semarang Barat, Senin (12/4/2021).

Dia menyebut, sebulan mampu menghimpun kisaran 300 hingga 700 kilogram sampah rumah tangga.

Dari angka tersebut, 60 persen adalah sampah plastik.

40 persen lainnya adalah sampah jenis lain di antarnya kertas, kaca, logam, jelantah dan lainnya.

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved