Breaking News:

Berita Pendidikan

PTM Dinilai Belum Optimal, Komisi E DPRD Jateng: Harus Ada Konsep Baru

Meskipun peserta didik datang langsung secara fisik, begitu juga gurunya, namun pembelajaran dinilai tidak akan bisa optimal

TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto suasana berlangsungnya ujian coba hari pertama pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Slawi Kabupaten Tegal, Senin (5/4/2021). Sebanyak 110 siswa dari kelas XI mengikuti PTM ini mereka terbagi di 9 kelas dan per kelas berisi 12-13 siswa. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Uji coba pembelajaran tatap muka sudah berlangsung beberapa pekan di Jawa Tengah.

Waktu pembelajaran yang singkat serta sejumlah hambatan yang ada terjadi saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

Meskipun peserta didik datang langsung secara fisik, begitu juga gurunya, namun pembelajaran dinilai tidak akan bisa optimal.

Optimal yang dimaksud tidak seperti pembelajaran tatap muka sebelum masa pandemi atau saat situasi normal.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto.

"PTM di sekolah dengan gaya kegiatan belajar mengajar yang sama saat sebelum pandemi tak akan efektif.

Bahkan, jika itu dilakukan maka hasilnya tak akan maksimal bagi progres pembelajaran siswa," kata Yudi, Senin (12/4/2021).

Seperti diketahui, pembelajaran tatap muka di masa pandemi telah diuji coba di sejumlah sekolah di Jateng. Mulai jenjang pendidikan SMA, SMK, MA, SMP, dan MTs.

Dewan dari Fraksi Partai Gerindra Jateng ini mengungkapkan PTM memiliki keterbatasan jam belajar, interaksi antara siswa dengan siswa, serta siswa dengan guru. Ini jelas membuat sekolah tak akan lagi bisa sama sebagaimana sebelum pandemi.

Oleh karena itu, Yudi menegaskan konsep PTM ini tak boleh hanya menjalankan pola pendidikan sebelum pandemi.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved