Razia

5 Manusia Karung Ditangkap Satpol PP Kota Semarang

Satpol PP Kota Semarang menangkap tujuh orang yang mangkal di beberapa titik antara lain Simpanglima, Jrakah, dan Pandanaran, Selasa (13/4/2021).

Istimewa
Satpol PP Kota Semarang melalukan razia PGOT pada hari pertama Ramadan, Selasa (13/4/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang menangkap tujuh orang yang mangkal di beberapa titik antara lain Simpanglima, Jrakah, dan Pandanaran, Selasa (13/4/2021).

Tujuh orang tersebut diantaranya lima manusia karung dan dua orang gila.

Mereka dari Kota Semarang maupun luar kota atau daerah hinterland Kota Semarang.

"Tiga dari luar kota, empat dari Kota Semarang," sebut Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Fajar melanjutkan, Satpol PP melalukan pembinaan kepada lima manusia karung agar tidak mengulangi perbuatan serupa yakni meminta-minta di pinggir jalan.

Sementara ini, petugas baru melakukan pendataan. Jika mereka mengulanginya, pihaknya akan langsung mengirim ke panti rehabilitasi sosial di Kota Solo.

Menurutnya, razia pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) akan rutin dilakukan selama Ramadan.

Hal itu mengantisipasi adanya dropping PGOT dari luar kota yang membuat Kota Semarang menjadi kumuh.

"Kami sisir mulai hari ini sampai nanti Lebaran. Satu bulan ke depan, Satpol memfokuskan penertiban PGOT sehingga Kota Semarang tidak ada kiriman PGOT dari kota lain," paparnya.

Menurutnya, petugas akan paham mana PGOT dan mana masyarakat umum. Maka, sebulan ke depan pihaknya akan menyasar ke sejumlah jalan, lampu merah, dan taman kota.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved