Breaking News:

Berita Kudus

Bea Cukai Kudus Gagalkan 120 Ribu Rokok Ilegal

Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan modus peredaran rokok ilegal melalui sarana pengangkut pada hari Minggu (11/4/2021).

Istimewa
Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan modus peredaran rokok ilegal sebanyak 120 ribu batang melalui sarana pengangkut pada hari Minggu (11/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan modus peredaran rokok ilegal melalui sarana pengangkut pada hari Minggu (11/4/2021).

Penindakan Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau ilegal tersebut dibawa sarana pengangkut di Jalan Raya Kudus-Semarang ditemukan berjumlah 120.000 batang berjenis sigaret kretek mesin (SKM) dengan merek Blitz.

"Rokok yang dilekati pita cukai diduga palsu total perkiraan nilai barang mencapai Rp 122,4 juta," ujar Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus‎, Gatot Sugeng Wibowo, Selasa (13/4/2021).

Dari penindakan itu, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan adalah sebesar Rp 80,4 juta.

Penindakan itu berawal dari informasi yang diperoleh tim Intelijen dan Penindakan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus, sebuah sarana pengangkut berupa mobil minibus diduga digunakan untuk mengangkut Barang Kena Cukai (BKC) diduga ilegal dari wilayah Jepara.

Atas informasi tersebut, Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai  Kudus melakukan penyisiran di jalan Raya Jepara-Semarang dan Jalan Raya Kudus-Semarang. 

"Kemudian tim berhasil mengamankan sarana pengangkut beserta supirnya," ujar dia.

Supir sarana pengangkut berinisial B (46) dan barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemerintah melalui Bea Cukai meminta bantuan kepada seluruh masyarakat untuk melaporkan segala jenis usaha ilegal khususnya oknum yang mengedarkan rokok ilegal baik menyimpan, memproduksi dan memperjualbelikan rokok ilegal. 

"Mari jaga Indonesia kita dari rokok ilegal," kata dia. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved