Breaking News:

Rusuh Dampak Pembunuhan Warga Kulit Hitam, Minneapolis Tetapkan Keadaan Darurat

Ratusan anggota Pengawal Nasional Minnesota dikerahkan ke kota Minneapolis dan St Paul ketika wali kota setempat memberlakukan jam malam

Editor: Vito
KEREM YUCEL / AFP
Demonstran mengangkat tangan menghadapi barisan Pasukan Negara pada awal jam malam untuk memprotes kematian Daunte Wright, di Brooklyn Center, Minnesota pada Senin (12/4). 

TRIBUNJATENG.COM, MINNEAPOLIS - Kota Minneapolis di Minnesota, AS, Senin (12/4) malam waktu setempat atau Selasa (13/4) WIB, dilanda kerusuhan dan penjarahan.

Hal itu menyusul aksi protes warga terkait dengan penembakan mati warga kulit hitam, Daunte Wright (20), pada Minggu (11/4) lalu.

Ratusan anggota Pengawal Nasional Minnesota dikerahkan ke kota Minneapolis dan St Paul ketika wali kota setempat memberlakukan jam malam mulai pukul 7 malam, Senin (12/4).

Kerusuhan pecah dipicu aksi penembakan polisi terhadap seorang pria kulit hitam di dekat Brooklyn Center, yang dikejar karena diduga terkait dengan pelanggaran senjata.

Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey dan Walikota St Paul Melvin Carter III telah mengumumkan keadaan darurat.

Jam malam pun diberlakukan mulai Senin (12/4) malam dan berlaku hingga pukul 6 pagi pada Selasa.

Gubernur Tim Walz telah menyerukan jam malam di kabupaten Hennepin, Ramsey, dan Anoka, yang mencakup keseluruhan kota kembar itu yang memiliki lebih dari dua juta penduduk. 

"Anda akan melihat Garda Nasional, departemen kepolisian negara bagian dan lokal bekerja sama selama 2-3 hari ke depan," kata Komisaris Departemen Keamanan Publik Minnesota John Harrington.

Protes pertama kali meletus di Brooklyn Center, sebuah komunitas di barat laut Minneapolis, pada Minggu waktu setempat, setelah seorang petugas polisi menembak dan membunuh Daunte Wright.

Petugas polisi wanita itu disebut secara tidak sengaja menembakkan senjatanya ke Wright ketika dia menyelinap dari pasangannya dan mencoba melarikan diri dengan mobilnya. (Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved