Breaking News:

Berita Jateng

Uji Coba PTM di Jateng, DPRD Soroti Aturan Soal Aktivitas Siswa Sepulang Sekolah

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Jawa Tengah sepekan terakhir ini dinilai berjalan aman dan lancar.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
Istimewa
Wakil Ketua DPRD Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri (kiri) saat memantau proses pembelajaran tatap muka di SMA N 1 Solo 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Jawa Tengah sepekan terakhir ini dinilai berjalan aman dan lancar.

Namun demikian, ada sejumlah catatan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng dalam proses pembelajaran secara langsung dengan penerapan protokol kesehatan ini.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri, menuturkan telah melihat proses pembelajaran di sejumlah sekolah. Terakhir meninjau pelaksanaan uji coba penerapan PTM di SMA Negeri 1 Solo pada Senin (12/4/2021) kemarin.

"Kami melihat setiap kelas, siswa bersama guru sudah menerapkan protokol kesehatan. Standar protokol kesehatan sudah diterapkan dan dijalankan dengan baik dan ketat," kata Quatly, Selasa (13/4/2021).

Proses belajar mengajar secara langsung ini, kata dia, sudah dinantikan banyak siswa. Murid sudah rindu karena sudah hampir setahun melakukan pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Semoga PTM ini mampu mengurai kebuntuan dan kebosanan PJJ yang dialami siswa. Serta mengurangi beban biaya kuota dari orangtua," ucap politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Namun demikian, ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng menyusun skema saat siswa selesai PTM di sekolah. Aturan terkait protokol kesehatan harus secara menyeluruh, tidak hanya saat proses belajar mengajar, tetapi juga saat siswa berangkat dan pulang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng menggelar uji coba PTM Tahap I mulai 5-16 April 2021, sebelum dilaksanakannya PTM pada Juli. Uji coba ini untuk mengecek kesiapan sekolah dalam memenuhi persyaratan menunjang protokol kesehatan.

"Saya menekankan selain protokol ketat di sekolah, perlu membuat skema pasca-PTM. Bagaimana agar siswa langsung pulang kerumah tidak main di luar? Dan sesampai dirumah pakaian langsung dilepas dan mandi agar tetap terjaga kebersihan dan lebih steril. Sehingga proses awal keberangkatan, di sekolah, dan pulang sekolah benar-benar diperhatikan," katanya.

Uji coba PTM di Jateng berjalan bagus juga diungkapkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Menurutnya, pembelajaran sudah sesuai on the track, hanya saja ada sejumlah pembenahan yang harus dilakukan.

"90 persen sudah sempurna, tapi 10 persen masih ada yang belum disiplin," kata Ganjar.

Menurutnya, ketidakdisiplinan atau pelanggaran justru banyak dilakukan oleh para guru. Di beberapa sekolah yang disidaknya, sejumlah guru mengabaikan penerapan protokol kesehatan.

"Ada yang mengatakan (tidak pakai masker) karena sedang menjelaskan. Justru kalau menjelaskan itu ababe nyemprot idune muncrat (risiko terjadi droplet)," tandasnya.

Ia berharap semua pihak bisa disiplin, tidak hanya murid dan guru tetapi juga staf di sekolah. Sehingga pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan dengan aman dan nyaman.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved