Breaking News:

WHO Sebut Covid-19 Masih Jauh dari Selesai

masih adanya penularan covid-19 disebabkan kebingungan, rasa puas diri, dan inkonsistensi penerapan kebijakan kesehatan di publik.

BBC
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, JENEWA - Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan wabah covid-19 masih jauh dari selesai.

Menurut dia, masih adanya penularan disebabkan kebingungan, rasa puas diri, dan inkonsistensi penerapan kebijakan kesehatan di publik.

Dilansir Reuters via Channel News Asia Senin (12/4), Tedros menyoroti ada negara yang restorannya sudah penuh. Kemudian, pasarnya dibuka dengan pelanggan kurang memperhatikan protokol.

Padahal, dia menambahkan, penularan covid-19 di negara itu masih relatif tinggi. "Beberapa orang mengambil pendekatan selama mereka masih muda, maka tak masalah mereka terinfeksi covid-19," ujarnya.

Tedros  menyebut, Unit Perawatan Intensif (ICU) di sejumlah negara sudah penuh dengan korban yang terus berjatuhan. "Wabah covid-19 ini masih jauh dari selesai," katanya.

Meski demikian, ia meyakini ada banyak alasan untuk optimistis. Hal itu di antaranya terkait dengan jumlah kasus dan korban meninggal yang menurun dalam dua bulan pertama.

Kepala WHO sejak 2017 itu menyatakan, penurunan itu menunjukkan virus corona dan variannya bisa ditangani.

"Kami ingin masyarakat, ekonomi dibuka lagi, dengan perdagangan dan perjalanan juga dilanjutkan. Pandemi ini bisa dikendalikan jika protokol kesehatan ditegakkan," paparnya.

Ketua tim WHO untuk corona, Maria van Kerkhove berujar, wabah tersebut tumbuh secara eksponensial.

Ia menjabarkan, terdapat kenaikan 9 persen kasus pada pekan lalu, grafik meningkat selama 7 pekan beruntun, dan 5 persen kenaikan kasus kematian. (Kompas.com)

Editor: Vito
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved