Breaking News:

Unimar AMNI

Alasan Kamu Perlu Pilih D3 Ketatalaksanaan Pelayar Niaga di Kampus Biru, Prodi Tertua

Persoalan memilih jurusan saat akan memasuki kuliah memang dialami banyak orang. Berbagai hal dipertimbangkan mulai dari kampus, jurusan

IST
Radian Wismana, Kaprodi KPN Unimar AMNI Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Persoalan memilih jurusan saat akan memasuki kuliah memang dialami banyak orang.

Berbagai hal dipertimbangkan mulai dari kampus, jurusan, hingga prodi yang akan dipilih karena dianggap berpengaruh baik saat proses menempuh studi maupun saat memulai karir ke depannya.

Bagaimana pun pertimbangannya, perlu disesuaikan pula dengan minat pada suatu bidang.

Bidang ketatalaksaan, misalnya, mencari kampus yang unggul di bidang itu juga terkadang dibutuhkan.

Unimar AMNI atau Kampus Biru Semarang bisa kamu perhitungkan.

Kamu bisa memilih program D3 Ketatalaksanaan Pelayar Niaga di kampus yang terletak di Jalan Soekarno Hatta ini.

Radian Wismana S Tr M M, Kaprodi KPN Unimar AMNI memaparkan, prodi tersebut sebentar lagi akan di-upgrade ke program D4.

“Ketatalaksanaan memang merupakan prodi pertama kami sejak tahun 1963. Posisinya sekarang sudah sampai angkatan ke-54 dan yang terkecil angkatan 58. Kami juga menargetkan untuk prodi KPN menjadi D4 karena dengan D4 ada tambahan waktu atau kurikulum dalam rangka untuk merdeka belajar,” lanjut Radian.

Sebagai prodi tertua di kampus biru, sudah tidak diragukan lagi terkait prospek karir bagi lulusan.

Menurut Radian, dari rekam jejak para lulusan Prodi Ketatalaksanaan ini, telah banyak yang terjun di dunia kerja baik pemerintahan maupun swasta.

Mereka tersebar di berbagai penjuru, tak hanya di Indonesia tetapi juga luar negeri.

“Tenaga di bidang ketatalaksanaan sangat dibutuhkan baik untuk angkutan udara maupun laut. Apalagi di masa-masa pandemi seperti saat ini, banyak dibutuhkan tenaga untuk pendistribusian barang. Mereka mengolah distribusi dari titik pelabuhan ke pelabuhan lain termasuk melakukan marketing, mencari muatan, sampai kapal atau pesawat penuh. Kemudian bidang logistik yang mana kombinasi angkutan darat, laut, dan udara dalam hal mengolah distribusi dari pengirim barang,proses di pelabuhan sampai barang diterima oleh penerima barang. Jadi memang tatalaksana itu bisa bidang darat, laut maupun udara,” ungkapnya. (idy)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved