Breaking News:

Berita Demak

Demak Nagari Para Wali, Kerajaan Islam Pertama di Jawa & Sunan Kalijaga yang Toleran

Kota yang menjadi cikal bakal Islam di Jawa itu meninggalkan kenangan dan ingatan religius berupa Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga.

Editor: m nur huda
Tribunjateng.com/Bare Kingkin Kinamu
Masjid Agung Demak di Kampung Kauman, Komplek Alun-alun Demak 

Sebelum menjadi masjid, pada ahun 1466, bangunan tersebut difungsikan sebagai Pondok Pesantren Glagahwangi yang diasuh oleh Sunan Ampel.

Lalu pembangunan masjid dimulai pada tahun 1477 dan menjadi masjid Kadipaten Glagahwangi Demak.

Setelah Majapahit hancur, Demak berdiri menjadi kerajaan Islam.

Raja terakhir Majapahit, Brawijaya V menikah dengan Putri Champa yang berasal dari Kerajaan Champa di Vietnam.

Mereka memiliki anak yang kelak dikenal dengan nama Raden Patah.

Raden Patah lah yang membuka hutan di Glagahwangi atas saran dari Sunan Ampel.

Adanya dukungan dari para Wali Songo membuat Kerajaan Demak menjadi kerajaan besar dalam waktu singkat.

Kerajaan Demak juga disegani oleh kerajaan-kerajaan lain di Nusantara.

Masjid Demak memiliki empat saka guru atau tiang penyangga dari kayu jati setinggi 16.30 meter.

Empat saka guru itu dibangun oleh Sunan Bonang, Sunan Ampel, Sunan Gunung Jati, dan Sunan Kalijaga.

Kompleks Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, difoto dari udara, Senin (30/6/2014). Masjid Agung Demak dipercaya sebagai masjid tertua di Pulau Jawa, berdiri mulai 1477, dibangun oleh Raden Fatah bersama Wali Sembilan atau Wali Songo.
Kompleks Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, difoto dari udara, Senin (30/6/2014). Masjid Agung Demak dipercaya sebagai masjid tertua di Pulau Jawa, berdiri mulai 1477, dibangun oleh Raden Fatah bersama Wali Sembilan atau Wali Songo. (KRISTIANTO PURNOMO-FIKRIA HIDAYAT)
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved