Breaking News:

Berita Tegal

Pemkab Tegal Luncurkan Program Desa Merdeka Sampah 2021 untuk Kurangi Volume Sampah Masuk TPA

Bupati Tegal Umi Azizah, mencanangkan Program Desa Merdeka Sampah untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah dalam peluncuran Program Desa Merdeka Sampah, pada Sabtu (10/4/2021) lalu untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Penujah. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Upaya penanganan sampah di Kabupaten Tegal memasuki babak baru.

Bupati Tegal Umi Azizah, mencanangkan Program Desa Merdeka Sampah, Sabtu (10/4/2021) lalu untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Penujah. 

Program ini menempatkan desa atau kelurahan sebagai lokasi utama pengelolaan sampah rumah tangga dari hulu ke hilir melalui peran Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Baca juga: Sopir Travel Bertubuh Gempal Menindih Penumpang Wanita, Tak Bisa Gerak Lagi: Penjara 10 Tahun

Baca juga: Bahar bin Smith Bantah Saksi di Sidang: Saya Tidak Menginjak, yang Benar Saya Memukul

Baca juga: Anggota Eks FPI Bersumpah Bunuh Diri Massal Jika Rizieq Shihab Tak Dibebaskan? Cek Faktanya

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru Rabu 14 April 2021, Buruan Klaim Senjata di Free Fire Sekarang!

Program ini akan dilaksanakan secara bertahap, simultan, dan berkelanjutan.

Tujuannya untuk membangkitkan kesadaran publik akan tanggungjawabnya menangani sampah, disamping pula menumbuhkan KSM sebagai wadah tenaga pengelola sampah yang berkompeten di tingkat desa.

Pemkab Tegal melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal baru menggandeng 25 desa dan kelurahan terpilih sebagai prototipe Program Desa Merdeka Sampah 2021

Melalui program tersebut, Pemkab Tegal telah menganggarkan Rp 2,5 miliar yang akan dialokasikan ke masing-masing desa tersebut sebesar Rp 100 juta.

“Program yang dilaksanakan secara bertahap ini memang tidak serta merta mampu mewujudkan Indonesia Bersih Sampah di tahun 2025. Namun setidaknya, melalui stimulan ini akan mengetuk hati, membangkitkan semangat dan kesadaran kolektif bahwa penanganan sampah adalah tanggungjawab setiap warga negara, termasuk bagaimana cara penanganan sampah yang benar dan berwawasan lingkungan,” papar Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (14/4/2021). 

Umi berharap, pencanangan Program Desa Merdeka Sampah ini bisa menjadi momentum yang mempersatukan masyarakat dan seluruh elemen pembangunan untuk bersama-sama bergotong-royong mengelola sampah.

Pihaknya yakin, melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan skema pendampingan yang tepat, Desa Merdeka Sampah akan cepat terwujud dan mudah direplikasi desa-desa lainnya.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved