Breaking News:

Berita Regional

Setelah Diserang KKB Papua, 45 Warga Belum Bisa Dievakuasi dari Distrik Beoga Puncak

Alasannya penerbangan sipil ke daerah tersebut sulit dilakukan pasca-penembakan dua guru oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) didaerah tersebut.

Tribun-papua.com/Musa Abubar
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Tribun-papua.com/Musa Abubar 

Menurut dia, posisi keberadaan KKB di Beoga ada di posisi ketinggian yang tepat berada di ujung bandara.

Di posisi teraebut, KKB memiliki jarak tembak cukup dekat ke pesawat terbang yang akan mendarat di Beoga.

Dikabarkan sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih menguasai Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pergeseran pasukan dan evakuasi warga masih terkendala.

Peristiwa pertama terjadi pada Kamis (8/4/2021) pukul 09.30 WIT, di mana KKB pimpinan Sabinus Waker menembak mati seorang guru SD bernama Oktovianus Rayo (42) saat korban berada didalam kiosnya.

Kemudian, KKB lainnya menembak mati Yonatan Randen, guru di Distrik Beoga, Jumat (9/4/2021). Korban tewas ditembak di rumahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapua.com dengan judul Kesulitan Penerbangan Pasca-teror KKB, 46 Warga Puncak Belum Dievakuasi dari Beoga

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved