Breaking News:

Berita Pekalongan

Tradisi Buka Puasa Bersama di Langgar Dhuwur, Musala Bersejarah Bergaya Melayu 

Langgar Dhuwur yang berdiri sekira 200 tahun lalu. berada di tengah perkampungan Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal. Nuansa Melayu begitu kental.

TRIBUN JATENG
Warga berbuka bersama di Langgar Dhuwur, musala yang bergaya khas Melayu 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL-  Suasana berbuka puasa di sebuah perkampungan kecil di Kota Tegal, bernama Perkampungan Pesengkongan, nampak begitu hangat dan dekat. 

Anak-anak hingga orang dewasa semua berkumpul untuk berbuka puasa bersama di Mushola Langgar Dhuwur.

Mereka secara bergantian menyediakan hidangan takjil atau nasi ponggol untuk berbuka puasa bersama. 

Ya, itu menjadi rutinitas sekaligus tradisi masyarakat keturunan etnis Melayu tersebut di bulan Ramadan. 

Dalam catatan sejarah, perkampungan itu menjadi saksi perkembangan Islam di pesisir Kota Tegal. 

Perkampungan itu dulunya menjadi tempat persinggahan orang-orang Islam beretnis Melayu yang hendak berangkat haji ke Mekkah. 

Bukti dari sejarah itu satu di antaranya adalah Langgar Dhuwur yang sudah berdiri sekira 200 tahun lalu. 

Perkampungan itu masuk dalam wilayah RT 01 RW 12 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. 

Sesepuh Perkampungan Pesengkongan, Helmi Saleh (61) mengatakan, buka puasa bersama ini menjadi rutinitas bersama jelang waktu berbuka puasa. 

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved