Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Kasatlantas Polres Tegal: Water Barrier di Area Pasar Banjaran Bisa Permanen Jika Pedagang Bandel

Selain untuk mengurangi kemacetan, juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi bahu jalan (tepi jalan) sebagaimana mestinya

TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Kondisi di area Pasar Banjaran Adiwerna Kabupaten Tegal yang dipasangi water barrier (pembatas jalan) oleh Satlantas Polres Tegal dibantu unsur terkait lainnya, Kamis (15/4/2021). Tujuan pemasangan dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di area tersebut dan mengembalikan fungsi bahu jalan. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Water Barrier (pembatas jalan) masih terlihat berjejer rapih di sekitar area Pasar Banjaran Adiwerna Kabupaten Tegal, pada Kamis (15/4/2021).

Adapun pemasangan water barrier yang diinisiasi oleh Satlantas Polres Tegal dibantu Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, serta Dinas Koperasi UKM dan Pasar Kabupaten Tegal, bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang setiap hari terjadi di area ini.

Selain untuk mengurangi kemacetan, juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi bahu jalan (tepi jalan) sebagaimana mestinya.

Mengingat kemacetan yang sering terjadi setiap harinya di sekitar pasar Banjaran karena pedagang yang berjualan di bahu jalan belum lagi parkir liar.

Kasatlantas Polres Tegal, AKP Dwi Himawan Chandra menjelaskan, pemasangan water barrier masih bersifat sementara dan berlaku sampai selesainya operasi ketupat pada tanggal 17 Mei 2021 mendatang.

"Nantinya tetap akan kami evaluasi terkait dampak positif dan negatif nya seperti apa setelah pemasangan water barrier ini. Katakan misal bisa membantu kelancaran arus lalu lintas, maka bisa saja kami buat permanen dengan pemasangan beton," jelas AKP Himawan, pada Tribunjateng.com, Kamis (15/4/2021).

Karena masih dalam operasi keselamatan lalu lintas candi 2021, maka rencananya di sekitar pasar Banjaran Adiwerna akan disediakan pos pantau yang dijaga oleh petugas gabungan dari Polres Tegal, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Harapannya saat nanti sudah berlangsung operasi ketupat yang dimulai tanggal 6-17 Mei 2021, kegiatan penyisiran bisa dilakukan secara menyeluruh.

Terutama pemanfaatan bahu jalan yang harus sesuai dengan fungsinya. Supaya tidak terjadi kemacetan seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Namun untuk pembangunan pos pantau ini sifatnya menyesuaikan keadaan. Maksudnya jika kondisi di area pasar Banjaran ternyata sudah lebih baik dan pedagang tertib setelah kami pasang water barrier ya tidak jadi ada pos disana. Tapi kalau tidak ada perubahan ya kami bangun pos pantau dan menugaskan tim gabungan untuk patroli jalan kaki menertibkan," terangnya.

Adapun lokasi pemasangan water barrier (pembatas jalan) yaitu di sepanjang bahu jalan pasar Banjaran Adiwerna, dari depan pasar Banjaran Permai sampai simpang tiga sentral Banjaran Adiwerna. Pemasangan sendiri sudah dilakukan sejak Senin (12/4/2021) lalu. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved