Breaking News:

Berita Tegal

Tradisi Buka Puasa di Musala Langgar Dhuwur, Saksi Sejarah Perkembangan Islam di Pesisir Tegal

Suasana berbuka puasa di sebuah perkampungan kecil di Kota Tegal, bernama Perkampungan Pesengkongan, nampak begitu hangat.

Tribun Jateng/Fajar Bahruddin Achmad
Masyarakat di Perkampungan Pesengkongan melaksanakan salat maghrib berjamaah usai berbuka puasa, Selasa (13/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Suasana berbuka puasa di sebuah perkampungan kecil di Kota Tegal, bernama Perkampungan Pesengkongan, nampak begitu hangat.

Anak-anak hingga orang dewasa semua berkumpul untuk berbuka puasa bersama di Mushola Langgar Dhuwur.

Mereka secara bergantian menyediakan hidangan takjil atau nasi ponggol untuk berbuka puasa bersama. 

Baca juga: Istri Diludahi Mantan Pacar, Pria Solo Ini Culik Pelaku Lalu Dibawa Ke Kuburan & Disetrum

Baca juga: Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual yang Dihadiri Ribuan Warga di Sungai Gangga

Baca juga: Pasar Ramadhan di Megawon Kudus, Bangkitkan Ekonomi Warga pada Masa Pandemi

Baca juga: Bagaimana Hukum Berhubungan Intim Saat Ramadhan? Lakukan di Waktu Ini Tidak Batalkan Puasa

Ya, itu menjadi rutinitas sekaligus tradisi masyarakat keturunan etnis Melayu tersebut di bulan Ramadan. 

Dalam catatan sejarah, perkampungan itu menjadi saksi perkembangan Islam di pesisir Kota Tegal

Perkampungan itu dulunya menjadi tempat persinggahan orang-orang Islam beretnis Melayu yang hendak berangkat haji ke Mekkah. 

Bukti dari sejarah itu satu di antaranya adalah Mushola Langgar Dhuwur yang sudah berdiri sekira 200 tahun lalu. 

Perkampungan itu masuk dalam wilayah RT 01 RW 12 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. 

Masyarakat di Perkampungan Pesengkongan berbuka puasa bersama di Mushola Langgar Dhuwur atau Mushola Istiqomah Tegal, Selasa (13/4/2021).
Masyarakat di Perkampungan Pesengkongan berbuka puasa bersama di Mushola Langgar Dhuwur atau Mushola Istiqomah Tegal, Selasa (13/4/2021). (Tribun Jateng/Fajar Bahruddin Achmad)

Sesepuh Perkampungan Pesengkongan, Helmi Saleh (61) mengatakan, buka puasa bersama ini menjadi rutinitas bersama jelang waktu berbuka puasa. 

Menu berbuka puasanya berasal dari warga. 

Halaman
123
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved