Breaking News:

Berita Semarang

UMKM Kampung Sirih Semarang Dilatih Membuat Konten Sebagai Media Promosi Digital

Program Studi Sistem Informasi FTIK Universitas Semarang (USM) melakukan kegiatan pelatihan pembuatan konten sebagai media promosi digital.

Istimewa
Tim PKM FTIK USM memberikan pelatihan pembuatan konten sebagai media promosi digital kepada pelaku UMKM Kampung Sirih, Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Studi Sistem Informasi FTIK Universitas Semarang (USM) melakukan kegiatan pelatihan pembuatan konten sebagai media promosi digital kepada pelaku UMKM Kampung Sirih, Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan, kemarin.

UMKM Kampung Sirih merupakan kumpulan dari ibu-ibu rumah tangga yang berkecimpung di bidang pelatihan, perawatan, sampai dengan pengolahan yang semua bahan bakunya menggunakan daun sirih.

Hasil pengolahan bahan baku daun sirih yang dilakukan oleh komunitas kampung sirih di antaranya mengolah tanaman serba daun sirih menjadi minuman tradisional dan kudapan lezat.

Pelatihan ini dilakukan oleh dosen Prodi Sistem Informasi USM yang terdiri dari Nurtriana Hidayati, Prind Triajeng Pungkasanti, dan Nur Wakhidah. Pelatihan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Nurtriana Hidayati selaku ketua pelatihan, bahwa pelatihan pembuatan konten sebagai media promosi digital, UMKM Kampung Sirih mengulas bagaimana cara menata objek foto dan mengambil foto dengan teknik fotografi yang benar sebagai media promosi.

"Pelatihan pembuatan konten sebagai media promosi digital ini bertujuan memberikan pemahaman bagaimana menata obyek foto dan mengambil foto yang baik dengan teknik fotografi," ucap Nutriana, dalam rilisnya, Kamis (15/4/2021).

Dalam sesi penyampaian materi, Nur Edi Nurwahyu Julianto selaku pembicara dalam pelatihan tersebut, mengatakan foto produk merupakan bagian dari advertising, karena dalam sebuah frame harus bisa mencitrakan image sebuah produk.

"Kunci dari foto produk adalah bagaimana seorang fotografer bisa membuat citra yang terdapat dalam produk tersebut lewat angle dan juga konsep," paparnya.

Pelatihan tidak hanya terdiri dari pre test, penyampaian materi, latihan, dan post test. Tetapi hasil dari latihan para peserta dinilai oleh pembicara dan panitia untuk mencari hasil foto yang terbaik. Hasil foto terbaik diberikan doorprice oleh panitia.

Prind Triajeng Pungkasanti menuturkan, pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari para pelaku UMKM Kampung Sirih Wonodri Semarang.

Harapannya dengan adanya pelatihan pembuatan konten ini para peserta akan mendapatkan pengetahuan bagaimana mengambil foto sesuai dengan teknik fotografi yang benar.

"Konten foto yang benar akan dapat meningkatan penjualan produk dan memperluas jangkauan promosi produk yang ada di Kampung Sirih Semarang," ujarnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved