Berita Karanganyar

3 Bencana Tanah Longsor Terjadi di Karanganyar Seusai Hujan Lebat

Tiga titik longsor terjadi di Kecamatan Jenawi dan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar pasca hujan lebat mengguyur wilayah tersebut

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
Istimewa
Kejadian tanah longsor di wilayah Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tiga titik longsor terjadi di Kecamatan Jenawi dan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar pasca hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (15/4/2021) malam. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, tiga titik longsor itu tersebar di Desa Menjing Kecamatan Jenawi dan Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. 

Kalakhar BPBD Karanganyar Sundoro Budi Karyanto menyampaikan, anggota telah melakukan pembersihan material longsor yang mengenai bagian belakang rumah warga pada hari ini. 

"Tiga titik longsor.

Jenawi 2 titik dan Ngargoyoso 1 titik.

Hanya longsor skala kecil, tidak berpotensi menimpa rumah," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (16/4/2021). 

Dia menjelaskan, sebelum terjadi tanah longsor, hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada kemarin malam.

Akibatnya pekarangan warga dan tebing dengan tinggi sekitar 8 meter longsor menutup badan jalan dan bagian belakang rumah warga. 

Sedangkan di wilayah Kemuning Ngargoyoso, talud berukuran sekitar 8 meter milik Giyarto longsor pada subuh tadi. Lanjutnya, sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan lebat kemarin malam.

Terpisah, Plt Camat Jatiyoso, Kusbiyantoro mengatakan, pembersihan material longsor di Desa Beruk masih berlangsung sejak kejadian tanah longsor pada Rabu (14/4/2021) kemarin.

Tebing setinggi 35 meter menimpa bagian belakang rumah warga. Dari tiga rumah yang terdampak, ada dua rumah dinding bagian belakang warga yang ambrol.

Sedangkan pembersihan material longsor di Desa Wonorejo sudah selesai dilakukan kemarin. Ada empat rumah yang terdampak tanah longsor. 

"Ini belum selesai (pembersihan material longsor di Beruk). Tadi alat berat rusak. Ini sudah selesai tapi sudah sore," ungkapnya. 

Kemungkinan pembersihan material longsor dilanjutkan esok hari, mengingat saat ini masyarakat menjalankan ibadah bulan ramadan.

Dia menuturkan, dari tiga rumah itu ada 5 KK atau 17 jiwa. Sejak kejadian longsor mereka mengungsi sementara ke rumah tetangga. 

"Beberapa sudah kembali. Kalau ibu-ibu siang ke rumah, malamnya kembali ke rumah tetangga. Bantuan sudah diberikan," pungkas Kusbiyantoro. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved