Breaking News:

Berita Kudus

Belum Masuk DTKS, Kasmadi Kudus Tidak Bisa Dapat Bantuan RTLH: Kamar Banyak Tumpukan Puing Genting

Kepala Dinas PKPLH Kudus, Agung Karyanto menyebutkan yang bersangkutan belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Umiyati (35) menunjukkan kamarnya yang hanya tumpukan puing-puing genting di rumahnya Desa Gondangmanis RT‎ 4 RW 2, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Kamis (15/4/2021) kemarin 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus kesulitan penyaluran bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga Kasmadi (53), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas PKPLH Kudus, Agung Karyanto menyebutkan yang bersangkutan belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Padahal, penerima Bansos RTLH harus masuk ke dalam DTKS‎ terlebih dulu sebelum menerima bantuan.

Selain memenuhi persyaratan lain di antaranya memiliki KTP Kudus dan tinggal di rumah yang berada di atas tanah milik‎ sendiri.

"‎Dulu yang bersangkutan itu pernah diminta KTP dan KK tetapi tidak memberikan. Jadi kami juga tidak bisa mendata," ujar dia.

‎Sekalipun sudah terdata, kata Agung, pihaknya tidak bisa memberikan bansos tersebut langsung.

Pasalnya pemberian bantuan‎ sosial RTLH tersebut biasanya sudah diusulkan setahun yang lalu.

"Nggak bisa langsung, misalnya alokasi bantuan RTLH ‎2021 sudah diusulkan sejak 2020 lalu," kata dia.

Dia menyampaikan, bansos RTLH 2021 dari APBD murni ‎yang dialokasikan sebanyak 50 sasaran yang nilainya masing-masing memperoleh Rp 15 juta.

‎Bansos RTLH 2021 juga ada yang dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 58 sasaran yang besarannya Rp 20 juta per sasaran.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved