Breaking News:

Berita Karanganyar

DKK Karanganyar Terima 3.200 Dosis untuk Vaksinasi Kedua Lansia dan Petugas Pelayan Publik

DKK Karanganyar menerima tambahan 3.200 dosis vaksin Covid-19 untuk penyuntikan dosis kedua bagi lansia dan petugas pelayan publik.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Vaksinasi petugas pelayan publik di RSUD Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar menerima tambahan sebanyak 320 vial atau 3.200 dosis vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk penyuntikan dosis kedua bagi lansia dan petugas pelayan publik. 

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, masih ada kekurangan untuk penyuntikan dosis kedua sekitar 373 vial atau 3.730 dosis bagi lansia dan petugas pelayan publik. 

"Karena saya harus vaksin kedua pada 16 April 2021, maka saya mintakan ke Provinsi. Dapatnya 320 vial," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (15/4/2021). 

Baca juga: Istri Diludahi Mantan Pacar, Pria Solo Ini Culik Pelaku Lalu Dibawa Ke Kuburan & Disetrum

Baca juga: Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual yang Dihadiri Ribuan Warga di Sungai Gangga

Baca juga: Ganjar Pranowo Ngakak Ketemu Lagi Santri Bercita-cita Jadi Ambulans

Baca juga: Bayi Kambing Lahir Mirip Manusia Disembah Warga, ini Wujud Aslinya

Dia menjelaskan, sebelumnya dinas juga telah mengajukan sebanyak 13.600 dosis vaksin untuk penyuntikan dosis kedua. Namun dari jumlah tersebut, dinas baru mendapatkan 8.000 dosis vaksin.

"Mudah-mudahan minggu ini dapat droping lagi," ucapnya. 

Purwati menuturkan, pelaksanaan vaksinasi pada bulan ramadan tetap dilangsungkan saat jam kerja. Lanjutnya, vaksinasi awal puasa tidak ada kendala. Bahkan animonya cukup tinggi. Dinas telah melakukan vaksinasi kepada 1.970 orang saat hari pertama puasa. 

Kabid P2P DKK Karanganyar, Warsito menambahkan, dari hasil pantauan di beberapa puskesmas ternyata pelaksanaan vaksinasi cukup banyak yang datang. Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut mensukseskan vaksinasi terutama saat bulan ramadan. 

"Tetap melanjutkan puasa setelah divaskin, karena tidak membatalkan. Apabila ada gejala segera menghubungi petugas puskesmas," imbuhnya. (Ais)

Baca juga: Modal Tusuk Gigi, Kawanan Pembobol ATM di Tasikmalaya Gasak Uang Nasabah Rp 467 Juta

Baca juga: Evi Terima Klaim Santunan Rp 42 Juta setelah Ibunya Meninggal saat Menjadi Panwaslu

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Padang, 2 Mobil Masuk Jurang

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditembak Mati Densus 88 di Makassar Pernah Lempar Bom di Acara Gubernur

Penulis: Agus Iswadi
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved