Breaking News:

Berita Semarang

Hendi Memulai Gerakan Jarik Masjid di Kota Semarang

Jumat (16/4), Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi kembali menggerakkan Jarik Masjid, atau Jumat Resik-Resik Masjid di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Istimewa
Jumat (16/4), Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi kembali menggerakkan Jarik Masjid, atau Jumat Resik-Resik Masjid di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah. 

“Kami sudah buat surat edaran kepada camat dan lurah untuk melaksanakan kegiatan jarik masjid ini di setiap Jumat di masjid masing-masing.

Jadi misalkan di kelurahan tersebut ada empat masjid, pihak kelurahan dibagi ke empat masjid itu bersama dengan takmir masjid setempat melaksanakan jarik masjid," terang Hendi.

Adapun, terkait Jarik Masjid dan petunjuk pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah Tahun 2021, Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan Surat Edaran Nomor B/1627/451/ IV/ 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H di Kota Semarang.

Surat edaran tersebut berisi tentang petunjuk pembersihan tempat ibadah utamanya masjid, diijinkannya sholat tarawih di seluruh masjid di Kota Semarang dengan protokol kesehatan di antaranya menyiapkan cuci tangan, handsanitizer, thermogun, jamaahnya tetap memakai masker dan di dalam masjid tetap menjaga jarak atau social distancing.

Masyarakat juga dianjurkan berbuka dan sahur di rumah masing-masing. Kultum atau tausiyah saat tarawih di Masjid paling lama 15 menit.

Peringatan Nuzulul Quran diperbolehkan dengan ketentuan jumlah audiens maksimal 50 persen dari kapasitas masjid.

Kegiatan di luar gedung juga harus memperhatikan protokol kesehatan, termasuk Sholat Idul Fitri diperbolehkan dengan jumlah audiens 50 persen dari kapasitas dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved