Breaking News:

Berita Pekalongan

Pantau Prokes Saat Pelaksanaan PTM, Ini Pesan Wali Kota Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid melakukan pantauan mengenai pembelajaran tatap muka (PTM) di SMAN 1 Pekalongan.

"Dua hari yang lalu saat kami vidcon dengan Pemerintah Provinsi, kasus Covid-19 di Kota Pekalongan cukup banyak penambahan per harinya. Sedangkan di daerah-daerah lain sudah semakin menurun. Oleh karena itu, ini perlu diwaspadai," katanya.

Aaf menilai, jika evaluasi uji coba PTM ini berhasil, maka pelaksanaan uji coba PTM akan diperluas ke sekolah-sekolah lain dengan meneruskan rekomendasi perpanjangan PTM ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Kami berpesan kepada masyarakat semuanya, untuk tetap bisa berkegiatan sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat."

"Meskipun sudah ada kebijakan vaksin, protokol kesehatan ini yang paling utama. Bahkan yang sudah pernah terpapar pun, masih bisa kemungkinan terpapar kembali jika tidak mengindahkan protokol kesehatan yang ada," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Pekalongan Budi Hartati menjelaskan bahwa persiapan uji coba PTM ini sudah jauh-jauh hari disiapkan.

"Sejak SMAN 1 Kota Pekalongan ditetapkan sebagai salah satu calon sekolah yang menyelenggarakan PTM dari 104 sekolah di Jawa Tengah, baik dari sarana dan prasarana, pendataan siswa, hingga setting jadwal sudah dipersiapkan," katanya.

Dalam pelaksanaan uji coba PTM, di SMAN 1 hanya 3 ruangan yang digunakan.

"Kelas X yang PTM dengan setiap ruangan diisi 50 persen saja dari total setiap kelasnya. Tidak hanya pada saat di dalam kelas saja, pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat juga dilakukan mulai dari murid hendak masuk ke dalam sekolah hingga pulang sekolah," imbuhnya.

Dikatakannya, pihak sekolah juga sudah menyiapkan skema jalur masuk siswa PTM untuk menghindari kerumunan.

Bahkan, murid yang kembali ke rumah juga tetap dipantau melalui videocall oleh wali kelas masing-masing via google meet.

"Guru yang mengajar menggunakan LCD, sementara kelas yang tidak melakukan PTM, kami tetap fasilitasi via daring. Lalu, di SMAN 1 juga ditekankan kepada murid-murid yang PTM tidak boleh membawa motor sendiri, tidak boleh naik kendaraan umum, mereka wajib diantar orangtua, jalan kaki atau naik sepeda," katanya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved