Breaking News:

Pertamina Catatkan 195 Pertashop Telah Beroperasi di Jateng dan DIY

Hadirnya Pertamina Shop (Pertashop) yang mulai diperkenalkan pada awal tahun 2020 lalu, mendapatkan respon yang positif dari masyarakat.

IST
ILUSTRASI: pengisian perdana dari Pertashop Bergas Kidul ke salah satu kendaraan bermotor 

Penulis: Ruth Novita Lusiani 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Hadirnya Pertamina Shop (Pertashop) yang mulai diperkenalkan pada awal tahun 2020 lalu, mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Sales Branch Manager Rayon IV Tegal Regional Jawa Bagian Tengah, Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan antusias yang tinggi dari masyarakat ini ditunjukkan dengan kini sudah adanya 195 Pertashop yang tersebar di wilayah Jateng dan DIY.

Adapun Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen BBM dan LPG yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain. Kehadiran Pertashop ini juga mendukung program Pertamina yakni One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan Pertamina hingga ke pedesaan, dimana Pertashop ini juga merupakan solusi ketahanan energi nasional.

“Pertashop ini satu-satunya lembaga yang resmi dari Pertamina dan terjamin aspek keamanan operasionalnya, selain itu kualitas produknya pun setara dengan SPBU,” ucap Adeka dalam kegiatan Tribun Forum, Kamis, (15/4/2021).

Adeka mengatakan terdapat berbagai keuntungan yang didapatkan ketika menjadi mitra Pertashop diantaranya seperti penawaran kemitraan yang mudah, transparan dan menguntungkan, selain itu takaran dan kualitas produk standar Pertamina, serta memiliki harga jual yang sama dengan SPBU Pertamina.

Sementara itu untuk keuntungan dari segi konsumen, dengan hadirnya Pertashop dikatakan Adeka dapat mempermudah konsumen karena tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan BBM berkualitas, dimana pelayanan untuk mendapatkan BBM menjadi lebih dekat, selain itu mendapatkan harga yang sama dengan SPBU, masyarakat dapat memahami BBM berkualitas oktan tinggi untuk performa dan keawetan mesin.

Dijelaskannya, Pertashop dibangun dengan tiga kategori kapasitas penyaluran yaitu antara 400 liter per hari (Gold), 1.000 liter per hari (Platinum) dan 3.000 liter per hari (Diamond).

“Untuk kriteria mitra Pertashop, diantaranya memiliki legalitas usaha berbentuk badan usaha atau badan hukum seperti UD, CV, koperasi, PT. Kemudian juga memiliki kelengkapan dokumen legalitas berupa KTP, NPWP, akta perusahaan, memiliki atau menguasai lahan pengoperasian Pertashop dan mendapatkan rekomendasi dari kepala desa,” jelasnya.

Sementara untuk kriteria lokasi Pertashop, diantaranya seperti memiliki aksesibilitas desa yang dapat dilewati untuk akses mobil tangki dan pengiriman modular, memiliki ketersediaan jaringan listrik, lokasi yang akan dibangun Pertashop memiliki potensi omzet yang baik secara keekonomian, serta evaluasi kelayakan lokasi akan dilakukan oleh Pertamina.

“Terkait dengan tahapan pendaftaran menjadi mitra Pertashop, pertama-tama mitra harus melakukan registrasi terlebih dahulu melalui website, evaluasi survey kelayakan lokasi, persiapan dan pematangan lahan, pemesanan dan pengiriman modular, instalasi dan pengecekan Hse, serta pengiriman BBM dan operasi,” imbuhnya.

Kepala Desa Ngluwar Kabupaten Magelang, Sunandar Widiyanto menuturkan Pertashop yang telah hadir sekira sembilan bulan terakhir di Desa Ngluwar ini memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat.

“Dengan hadirnya Pertashop ini, masyarakat kami bisa mendapatkan harga pembelian BBM yang standar SPBU, selain itu memudahkan akses masyarakat dimana selama ini untuk menuju SPBU itu dari desa kami harus menempuh sekitar 8 kilometer dan sekarang dengan adanya Pertashop masyarakat sudah tidak perlu pergi jauh-jauh,” tutur Sunandar.

Sunandar pun merasa bersyukur, Pertashop dapat hadir di desanya karena sangat membantu masyarakat. Ia pun berharap kedepannya Pertamina dapat terus mempertahankan kualitas Pertashop yang sudah baik saat ini.

Turut hadir dalam kegiatan Tribun Forum tersebut, Pengusaha Pertashop Desa Bergas Kabupaten Semarang, Satriyo Wicaksono. Satriyo mengungkapkan untuk menjadi mitra Pertashop dirinya tidak pernah mengalami kesulitan, segala proses untuk bergabung menjadi mitra dikatakannya sangatlah mudah. Kemudahan didapatkannya mulai dari tahapan awal hingga akhirnya Pertashop tersebut dapat beroperasi.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya Pertashop ini karena memberikan beragam manfaat dan kemudahan tentunya bagi para mitranya, selama ini pun tidak pernah ada kendala, pengiriman juga tepat waktu,” ujar Satriyo.

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved