Breaking News:

USM Jalin Kerjasama dengan UMK, Implementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Universitas Semarang (USM) menjalin kerjasama dengan Universitas Muria Kudus (UMK) terkait implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM

Istimewa
Penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor USM, Andy Kridasusila (kiri) dan Rektor UMK, Prof Darsono (tengah), disaksikan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof Abdullah Kelib (kanan), di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Semarang (USM) menjalin kerjasama dengan Universitas Muria Kudus (UMK) terkait implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Rektor USM, Andy Kridasusila, dan Rektor UMK, Prof Darsono, disaksikan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof Abdullah Kelib, di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Kamis (15/4/2021).

Dalam sambutannya, Rektor USM, Andy Kridasusila mengatakan, bahwa konteks pertemuan dan kerja sama dengan UMK maupun para stakeholder  agar bisa bersama-sama bersinergi dalam menyikapi, mengantisipasi, dan mengakomodasikan perubahan-perubahan yang ada.

"Semoga dengan adanya kerjasama ini, bisa bersinergi untuk menyikapi, mengatisipasi, mengakomodasikan perubahan yang ada termasuk implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)," kata Andy.

Tak hanya itu, Andy berharap dengan kerjasama tersebut, nantinya akan ada program pertukaran mahasiswa dan dosen untuk proses belajar mengajar serta peningkatan tri dharma perguruan tinggi.

Sementara Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof Abdullah Kelib berpesan agar MoU atau nota kesepahaman ini ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak, karena MoU adalah hanya sebagai wadah.

"Kalau MoU ini tidak ditindaklanjuti saya bayangkan sebagai ilmu yang tidak diamalkan sama dengan pohon yang tidak berbuah," ungkapnya.

Prof Abdullah Kelib menambahkan, MoU nantinya ada tindak lanjutnya  dengan surat perjanjian kerja sama yang dituangkan dalam pasal-pasal terutama yang menyangkut tri dharma perguruan tinggi, pertukaran mahasiswa, dan pertukaran dosen.

Rektor UMK, Prof Darsono mengatakan, walaupun pandemi Covid-19 masih berlangsung, tapi tetap bisa melangkah ke depan dalam tata kelola perguruan tinggi dalam mengemban amanah untuk menghasilkan lulusan terbaik.

"Yang terpenting bukan hanya tanda tangan pada nota kesepahaman ini, tetapi setelah tanda tangan nota kesepahaman ini kita harus bersinergi menjadi kekuatan baru, karena kita butuh sinergi untuk memperkuat di antara kita," tuturnya.

Upaya meningkatkan sinergi tersebut antara lain dengan upaya mengimplementasikan kerja sama-kerja sama di tingkat progam studi antara USM dan UMK.

"Semoga apa yang kita rancang bisa bermanfaat untuk semuanya," tambahnya.

Selain penandatanganan nota kesepahaman antara USM dan UMK, juga dilakukan pemberian sertifikat kepada stakeholder Program Studi S1 Pariwisata USM antara lain, Hotel Tentrem, Gumaya Tower Hotel, Patra Semarang Hotel & Convention, Hotel Chanti Semarang, Grand Edge Hotel, Pesonna Hotel Semarang, Holiday Inn Express, Noormans Hotel Semarang, dan Hotel Grasia. 

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved