Breaking News:

Berita Kudus

N Samarkan Peredaran 320 Ribu Batang Rokok Ilegal Pakai Label 'Not For Sale"

Kegiatan ilegal itu terendus Bea Cukai Kudus yang menghentikan sebuah minibus tengah melaju di Jalan Raya Kudus-Semarang, Kecamatan Wonosalam, Demak

Penulis: raka f pujangga | Editor: abduh imanulhaq
IST
Petugas Bea Cukai Kudus menggagalkan peredaran rokok ilegal bermodus not for sale. 

Penulis: Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Bulan Ramadan tidak menyurutkan niat para oknum untuk melakukan kegiatan ilegal.

Kegiatan ilegal itu terendus Bea Cukai Kudus yang menghentikan sebuah minibus tengah melaju di Jalan Raya Kudus-Semarang, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (15/4/2021). 

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus‎, Gatot Sugeng Wibowo, menyampaikan minibus tersebut berasal dari arah Kabupaten Jepara.

Kemudian tim berhasil menindak sebuah minibus yang mengangkut rokok ilegal berjenis rokok sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM). 

Rokok ilegal jenis SKT merek 'MAYAPADA' sebanyak 336 batang dan rokok ilegal jenis SKM merek 'SEKAR MADU SMD' sebanyak 320 ribu batang ditemukan tanpa dilekati pita.

"Total perkiraan nilai barang mencapai Rp 326 juta dengan total potensi kerugian negara sebesar Rp 214 juta," ucap dia, Sabtu (17/4/2021).

Modus yang dilakukan N (62) menyamarkan rokok ilegal yang siap edar dengan label "Not For Sale" ( tidak untuk dijual) sebagai rokok sampel.

Perlu diketahui semua rokok yang siap edar di Indonesia wajib dilunasi dengan cara dilekati pita cukai.

Sehingga tidak terdapat isilah rokok sampel yang dikecualikan dari pelunasan cukai. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved