Breaking News:

Berita Banjarnegara

Penerimaan Zakat di Baznas Banjarnegara Capai Rp 7 Miliar Setahun Dinilai Belum Maksimal

Penerimaan zakat yang diterima lembaga amil zakat selama ini belum maksimal. Padahal, potensi penerimaan zakat dari umat Islam begitu besar.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rival al manaf
Istimewa
Pelatihan pembuatan tempe oleh Baznas Banjarnegara untuk warga binaan Lapas Banjarnegara, beberapa waktu lalu (ist)  

Tedjo mengatakan, untuk mengoptimalkan penerimaan zakat, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke instansi atau perusahaan.

Tetapi pihaknya tidak bisa memaksa orang untuk berzakat. Di sisi lain, banyak pegawai atau karyawan yang ternyata sudah berzakat di lembaga lain atau yang dikelola perusahaan di tingkat pusat. 

Di luar Baznas, memang banyak lembaga penghimpun zakat yang juga mendapat kepercayaan umat semisal Lazmu atau Laznu. Selain itu, ada pula yang mengasihkan zakat mereka secara langsung kepada orang yang membutuhkan. 

"Kadang mereka sudah setor ke pusat (perusahaan) , " katanya

Baca juga: Kenalan Sama Suyamto Kades Dermawan di Klaten, Bahkan Padi di Sawahnya Dipersilakan Dipanen Warga

Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 50 51 52 53 54 55 & 56 Perubahan Energi

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 17 April 2021, Aries Jangan Terlalu Menutup Diri

Potensi penerimaan zakat di Baznas sebenarnya bukan hanya untuk pegawai atau ASN.

Kalangan swasta atau masyarakat umum pun bisa menyetorkan zakatnya ke Baznas. Hanya ia mengakui, baru segelintir orang di luar ASN yang menyetorkan zakatnya ke Baznas. 

Ia pun menyadari, Baznas bukan satu-satunya lembaga penghimpun zakat. Masyarakat bisa juga menyetorkan zakatnya ke lembaga penghimpun lainnya atau menyalurkannya langsung ke yang berhak.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved