Kriminal

9 Muda-Mudi Sumatera Masuk Semarang Jadi Maling Toko Emas, Dapat Rp 70 Juta

Toko emas  Cecak Jalan KH. Wahid Hasyim, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang disatroni pencuri.

Tribun Jateng/ Rahdyan Trijoko Pamungkas
Sepuluh pelaku ditangkap Unit Resmob Polrestabes Semarang Karena telah menggasak emas di toko emas Cecak. 

Penulis: Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Toko emas  Cecak Jalan KH. Wahid Hasyim, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang disatroni pencuri.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (16/4/2021) pukul 15.22.

Kemudian pelaku ditangkap kurang dari 24 jam di Hotel Intan Pondok Indah Kabupaten Sragen oleh jajaran Unit Resmob Polrestabes Semarang, pada Sabtu (17/4/2021).

Ada 10 tersangka yang ditangkap yakni:

  1. Subiantoro (44) asal Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara
  2. Supardi (55) asal Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur
  3. Suharianto (39) Kabupaten Serdang Bedagai
  4. Supriadi (32) Kabupaten Serdang Bedagai
  5. Susanto (32) Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara
  6. Agus Hariyanto (36) asal Kota Palembang
  7. Aida Afriska Ananda (21) asal Kabupaten Asahan Sumatera Utara
  8. Dina Wardhani (34) asal Kota Tebing Tinggi Sumatera Barat
  9. Vina Sundari (32) Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
  10. Nurjana (27) Kota Palembang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan kejahatan di Kota Semarang yang dilakukan komplotan dari luar Jawa merupakan dua kali  telah diungkap pada tahun 2021. 

Kasus pencurian emas terungkap setelah ada laporan dari toko emas Cecak.

"Para tersangka ditangkap di Sragen dengan barang bukti emas perhiasan,"ujarnya, Senin (19/4/2021)

Menurutnya dari hasil rekontruksi, cara dilakukan adalah mendatangi toko emas secara berkelompok, dan mengalihkan perhatian penjaga toko.

Kemudian komplotan itu mengikis lem meja etalase. 

"Mereka menutupi siku meja etalase menggunakan tas, dan mengikis lem tersebut menggunakan pisau. Setelah itu kaca dicongkel bagian kedua sisi kaca, kemudian perhiasan yang ada di meja etalase ditarik menggunakan kawat," paparnya.

Kombes Irwan mengatakan para pelaku dapat menggasak 10 kalung emas.

Perhiasan yang diambil tersebut ditaksir harga antara Rp 68 hingga 70 juta. 

"Saat melakukan aksinya komplotan itu telah membagi peran. Ada yang  seolah-olah pembeli, ada yang seolah-olah menjadi suami istri sedang memilih emas,  dan ada yang hanya lihat-lihat saja," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved