Ali Rasakan Kesejukan Hati Ikut Pesantren Kilat di Rutan Solo
Sekira 100 warga binaan di Rutan Kelas IA Solo mengkuti pesantren kilat yang berlangsung, Senin (19/4/2021).
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis: Muhammad Sholekan
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sekira 100 warga binaan di Rutan Kelas IA Solo mengkuti pesantren kilat yang berlangsung, Senin (19/4/2021).
Pensantren kilat yang direncanakan berlangsung selama bulan Ramadan ini, warga binaan terlihat semangat dan antusias.
Kegiatan pesantren kilat itu diisi seperti tausiah, membaca Qur'an, materi Ramadan, salat berjamaah, cerita Islami dan, lain sebagainya.
"Kita merasa senang. Selain untuk mengisi waktu di bulan suci Ramadan, pesantren kilat ini juga bisa membuat suasana hati sejuk," ungkap Ali, satu di antara warga binaan yang pernah terjerat kasus narkoba.
Menurut Ali, tahun ini jadi kali pertama dirinya mengikuti pesantren kilat di rutan.
Sebelumnya, dia tidak pernah mengikuti hal demikian, termasuk saat sebelum dipenjara.
"Baru kali ini, saya mengikuti pesantren kilat di dalam rutan. Saya merasa senang. Karena saat kehidupan di luar tak mengenal atau mengikuti pesantren kilat," jelasnya.
Kepala Rutan Kelas IA Solo, Urip Dharma Yoga menjelaskan, pesantren kilat dilaksanakan guna mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan.
Urip berharap, kegiatan ini bisa menambah dan memperkuat iman, akhlak, serta ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa para warga binaan di bulan Ramadan.
Selain itu, Urip juga mendorong agar petugas lapas juga ikut dalam program pesantren kilat ini.
"Supaya di bulan suci Ramadan ini mendapat kualitas yang lebih baik untuk meningkatkan ketakwaan," tandasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tahanan-rutan-solo-pesantren-kilat.jpg)