Kriminal

Gigi Penyandang Tunarungu Pati Rontok Dikeroyok 4 Orang, Perut Ditendangi

MFNI (16), seorang penyandang disabilitas, mendapat tindakan kekerasan dari sekelompok orang tidak bertanggungjawab.

Istimewa
MFNI (kaus kuning) bersama tim advokasinya di Polres Pati, Senin (19/4/2021). 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal

TRIBUNJATENG.COM, PATI - MFNI (16), seorang penyandang disabilitas, mendapat tindakan kekerasan dari sekelompok orang tidak bertanggungjawab.

MFNI yang masih di bawah umur itu diduga menerima perlakuan kekerasan dari empat orang warga Desa Godo, Kecamatan Winong. 

MFNI sendiri adalah penyandang disabilitas rungu dan wicara.

Advokat Pendamping Korban Dian Puspitasari mengatakan, tindakan kekerasan itu terjadi pada 28 Maret 2021 lalu.

Saat itu, korban sedang berada di rumah tetangga yang sedang menggelar hajatan. 

Sekira pukul 04.00 WIB, korban diajak oleh empat orang pelaku menuju tempat sepi di dekat lapangan Desa Godo.

Sampai di lokasi kejadian, korban dipaksa turun dari sepeda motor yang dikendarainya.

Bahkan korban sampai terjatuh di jalan. Ketika berusaha berdiri, perutnya ditendang oleh pelaku.

"Korban juga dipukul di bagian pelipis. Kemudian satu pelaku memiting lehernya dari belakang," terang dia di Polres Pati, Senin (19/4/2031). 

Akibatnya, dua gigi korban patah. Selain itu dagunya lecet dan berdarah. Kemudian pelipis kirinya mengalami lebam. Baju korban juga robek.

Dian menyebut, di antara korban dan pelaku tidak ada permusuhan. 

Kemungkinan, peristiwa itu terjadi karena adanya kesalahpahaman di antara mereka.

"Karena korban ini tidak bisa bicara dan tidak bisa mendengar, kalau dia berkomunikasi dengan orang lain, tentunya menggunakan isyarat mata. Mungkin oleh pelaku dia dikira menantang," terang dia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved