Breaking News:

Kriminal

Gigi Penyandang Tunarungu Pati Rontok Dikeroyok 4 Orang, Perut Ditendangi

MFNI (16), seorang penyandang disabilitas, mendapat tindakan kekerasan dari sekelompok orang tidak bertanggungjawab.

Istimewa
MFNI (kaus kuning) bersama tim advokasinya di Polres Pati, Senin (19/4/2021). 

Akibatnya, dua gigi korban patah. Selain itu dagunya lecet dan berdarah. Kemudian pelipis kirinya mengalami lebam. Baju korban juga robek.

Dian menyebut, di antara korban dan pelaku tidak ada permusuhan. 

Kemungkinan, peristiwa itu terjadi karena adanya kesalahpahaman di antara mereka.

"Karena korban ini tidak bisa bicara dan tidak bisa mendengar, kalau dia berkomunikasi dengan orang lain, tentunya menggunakan isyarat mata. Mungkin oleh pelaku dia dikira menantang," terang dia. 

Sehari setelah kejadian, yakni 29 Maret 2021, keluarga korban melaporkan aksi kekerasan itu ke Polres Pati. Namun, oleh pihak kepolisian baru dilakukan BAP pada hari ini. 

"Meskipun pengusutan kasus tindak pidana terhadap kelompok disabilitas membutuhkam sumber daya khusus, kami berharap penegak hukum bisa memberikan keadilan bagi korban," harap dia. 

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati Suratno mengatakan, kasus tersebut sangat tidak manusiawi.

Terlebih, korban merupakan tunarungu dan tunawicara. 

"Harapan kami, kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. Karena korban ini masih di bawah umur, tapi mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi," ujar dia. 

Suratno menegaskan, pihaknya akan mengawal kasus tersebut sampai korban mendapatkan keadilan.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved