Breaking News:

Berita Semarang

Menelusuri Jejak Kiai Sholeh Darat Ulama Besar di Semarang, Guru Bagi Pendiri NU dan Muhammadiyah

Jejak ulama penting dalam penyiaran islam Nusantara asal Semarang yakni Kiai Sholeh Darat.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jejak ulama penting dalam penyiaran islam Nusantara asal Semarang yakni Kiai Sholeh Darat dengan nama asli KH Muhammad Sholeh Darat bin Umar As-Samarani dapat diikuti jejaknya di Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah di kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang. 

Di tempat tersebut masih menyimpan karya tersohor Kiai Sholeh Darat

Masjid Kiai Sholeh Darat yang berlokasi di Jalan Kakap No 212, Dadapsari, Semarang Utara, Kota Semarang.
Masjid Kiai Sholeh Darat yang berlokasi di Jalan Kakap No 212, Dadapsari, Semarang Utara, Kota Semarang. (Tribun Jateng/Iwan Arifianto.)

tepatnya dua manuskrip kitab

Kedua kitab tersebut meliputi Kitab Jauharotut Tauhid yang selesai tulis sang kiai pada 1315 H. Kitab itu diperoleh pihak museum dari Kiai Nurudin Fauzan asal Tersono Batang. 

Kemudian Kitab Sabilul Abid yang dipajang dengan minim referensi. 

Humas MAJT Benny Arief Hidayat mengatakan, Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah menyimpan beragam karya ulama besar khususnya di Jateng. 

Karya Kiai Sholeh darat di antaranya yang menjadi unsur penting dalam perkembangan Islam di Jawa bahkan nusantara. 

"Ada dua karya Kiai Sholeh Darat yang kami simpan dengan usia memang ratusan tahun," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (19/4/2021).

Dia menjelaskan, kedua kitab Kiai Sholeh Darat yang ada di MAJT berfokus mengajar kepada ketauhidan. 

"Setahu saya hanya itu namun terkait sejarah Kiai Sholeh darat tak berani menjelaskan lebih detail lantaran ada pihak yang lebih tahu," terangnya. 

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved