Breaking News:

Orang Ledakkan Mercon di Solo Ditahan: Tidak Ada Penangguhan Sampai Lebaran Selesai

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak berikan peringatan kepada masyarakat agar tidak menyalakan petasan selama bulan Ramadan. 

TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
ILUSTRASI: MERCON. 

Penulis: Muhammad Sholekan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak berikan peringatan kepada masyarakat agar tidak menyalakan petasan selama bulan Ramadan. 

Pihaknya akan tindak tegas masyarakat yang menyalakan petasan, yaitu menangkap dan membawa ke ranah hukum. 

"Bila ketahuan menyalakan petasan langsung kami amankan. Termasuk tidak ada penangguhan penahanan sampai selesai lebaran," tegasnya, Senin (19/4/2021). 

Mantan Kapolres Karanganyar itu menegaskan, Solo tidak boleh ada bunyi petasan selama Ramadan. 

Menurutnya, pelaku bakal dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 yang mengatur tentang bahan peledak. 

Selain fokus pada petasan, Polresta Solo semakin mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat) seperti prostitusi, peredaran miras, dan perjudian. 

"Kami juga menggelar patroli subuh untuk mengantisipasi aksi balap liar maupun penegakan protokol kesehatan," jelasnya. 

Ade menambahkan, saat ini kepolisian masih menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). 

Selain itu, mantan Dirreskrimsus Polda Lampung menambahkan, kegiatan itu juga mengantisipasi aksi terorisme seperti yang terjadi di Makassar maupun di Mabes Polri beberapa waktu lalu, sehingga tidak terjadi di Solo

“Markas Komando (Mako) Polri kami jaga ketat. Namun, sebagai fungsi pelayanan kami memerhatikan itu. Ini sebagai antisipasi dan menjaga keamanan Solo. Termasuk menyalakan petasan kami tindak tegas,” tandasanya.

(*)

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved